Mengenal IFP, Papan Interaktif yang Dukung Pembelajaran Kolaboratif Siswa
ยทwaktu baca 2 menit

Proses belajar mengajar kini terus melibatkan teknologi yang relevan. Seperti penggunaan papan interaktif (Interactive Flat Panel atau IFP) yang menjadi fasilitas penunjang pembelajaran interaktif.
Papan interaktif pintar ini memungkinkan guru dan siswa berkolaborasi melalui fitur layar sentuh, video dan audio, game interaktif, sampai augmented reality (AR). Alat ini bertujuan untuk mempermudah penyampaian materi, terlebih untuk pelajaran yang butuh visualisasi atau penjelasan lebih dalam.
Meski bentuknya mirip smart TV, papan interaktif memiliki fitur pintar yang begitu berbeda. Pada papan interaktif, siswa dan guru dapat menyentuh layar sekaligus, bahkan bisa menulis maupun menggambar bersama. Seperti papan tulis, guru dapat memanfaatkannya untuk menjelaskan materi langsung, termasuk memberi anotasi langsung di layar tanpa spidol atau kapur, serta menyimpan teks. Guru pun bisa mengintegrasikan layar dengan aplikasi kuis hingga platform pembelajaran daring.
Berikut ini sejumlah perbedaan lain antara smart TV dengan papan interaktif:
Table Embed
Menampilkan 10 data dari 5 data
Fitur | Smart TV | Papan Interaktif (IFP) |
|---|---|---|
Interaktivitas | Terbatas, hanya menampilkan konten (dari aplikasi hiburan) | Layar sentuh interaktif tanpa proyektor, memungkinkan anotasi dan kolaborasi guru-siswa |
Fungsi utama | Menampilkan video, presentasi, atau halaman web | Layar interaktif multifungsi digunakan untuk menulis, menggambar, dan berinteraksi dengan materi digital. |
Akses ke sumber belajar | Menghubungkan ke internet untuk menampilkan konten daring | Terintegrasi dengan aplikasi pembelajaran dan perangkat lainnya |
Penyimpanan materi | Tidak ada | Bisa simpan catatan & rekaman kelas |
Kolaborasi | Tidak mendukung interaksi langsung | Bisa multi-user interaktif di layar |
Dengan fitur-fitur lengkap, papan interaktif mempunyai fungsi yang lebih tepat, bagi siswa maupun guru saat belajar di kelas. Alat tersebut cocok dipakai untuk hybrid learning, yakni kelas tatap muka dan daring.
Bertujuan Mengurangi Learning Loss
Sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden No. 7 Tahun 2025, sekolah-sekolah mulai menerima papan interaktif ini untuk mendukung digitalisasi pembelajaran di kelas. Kehadiran papan interaktif diharapkan mampu mengurangi learning loss akibat pandemi Covid-19 serta menghadirkan pengalaman belajar yang lebih variatif dan interaktif, terutama bagi sekolah di daerah 3T, sehingga kualitas pendidikan dapat lebih merata.
Guna mempersiapkan pembelajaran digital ini, sekolah penerima akan mendapatkan bimbingan teknis tentang pembelajaran inovatif berbasis teknologi. Harapannya, perangkat interaktif tersebut dapat dipergunakan secara optimal.
Mari bersama kita kawal program ini agar tepat sasaran dan berdampak nyata demi terwujudnya pendidikan bermutu untuk semua.
