Mengenal LVT-7, Tank Amfibi Marinir Ikut Bongkar Pagar Laut di Tangerang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rombongan KSAL Laksamana TNI Angakatan Laut Muhammad Ali, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid meninjau pagar laut menggunakan Kendaraan LVT 7, Rabu (22/1/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Rombongan KSAL Laksamana TNI Angakatan Laut Muhammad Ali, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid meninjau pagar laut menggunakan Kendaraan LVT 7, Rabu (22/1/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

TNI AL mengerahkan dua tank amfibi LVT-7 dalam operasi besar pembongkaran pagar laut di kawasan Tangerang, Banten, Rabu (22/1).

Pembongkaran pagar laut kali ini juga melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta para nelayan. Terlihat tank amfibi 'nyebur' ke laut bersama sejumlah rombongan TNI AL dan Kementerian KKP.

Persiapan Angakatan Laut dan Kementerian KKP bongkar pagar laut di Tangerang, Rabu (22/1/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Di salah satu amfibi itu ada KSAL Laksamana Muhammad Ali, Titiek Soeharto, Menteri ATR Nusron Wahid hingga Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono.

Sekilas Tentang Amfibi LVT-7

Amfibi LVT-7 merupakan kendaraan tempur milik TNI AL.

Dikutip dari laman TNI AL dan berbagai sumber, amfibi LVT-7 memiliki spesifikasi panjang 7,99 m, lebar 3,27 m, tinggi 3,26 m, berat tempur 23,9 ton, Awak 3 kru + 21 pasukan, mesin Cummins VT-400 daya 400 HP.

Rombongan KSAL Laksamana TNI Angakatan Laut Muhammad Ali, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid meninjau pagar laut menggunakan Kendaraan LVT 7, Rabu (22/1/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Rombongan KSAL Laksamana TNI Angakatan Laut Muhammad Ali, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid meninjau pagar laut menggunakan Kendaraan LVT 7, Rabu (22/1/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Kecepatan jelajahnya 43 km/jam, Kecepatan renang : 12 km/jam. Kapasitas BBM : 647 liter. Jarak jelajah : 480 km.

Amfibi LVT-7A1 mengunakan meriam M242 Bushmaster kaliber 25 mm dan pelontar granat otomatis Mk19 kaliber 40 mm dan senjata pendamping berupa senjata mesin berat M2HB kaliber 12,7 mm.

LVT-7A1 ini mampu mengakomodasi tiga awak, ditambah 21 pasukan.