Mengunjungi Pasar Kambing Anam di Makkah yang Biasa Dikunjungi Jemaah Haji RI

23 Juni 2022 19:46
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Mengunjungi Pasar Kambing Anam di Makkah yang Biasa Dikunjungi Jemaah Haji RI (74685)
zoom-in-whitePerbesar
Pasar Kambing Anam di Wilayah Kilo Asyaro (KM1 10), Makkah. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan
ADVERTISEMENT
Jemaah haji Indonesia sebagian besar berhaji dengan cara Tamattu’ yaitu berhaji dengan mendahulukan umrah kemudian berhaji. Haji ini mengharuskan jemaah membayar dam atau denda menyembelih hewan.
ADVERTISEMENT
Kemenag mengimbau agar jemaah membayar dam melalui bank yang sudah ditentukan pemerintah Arab Saudi, yaitu Bank Pembangunan Islam (IsDB), Bank Al Rajhi, Pos Saudi, dan Situs (ADAHI). Namun, kerap ada jemaah yang mengurus langsung dam dengan membeli kambing di pasar kambing di Makkah.
Salah satu pasar kambing yang familiar adalah Pasar Anam di wilayah Ka'kiyah, Makkah. Jaraknya sekitar 30 menit dari kantor PPIH Daerah Kerja (Daker) Makkah di Syisyah.
Mengunjungi Pasar Kambing Anam di Makkah yang Biasa Dikunjungi Jemaah Haji RI (74686)
zoom-in-whitePerbesar
Pasar Kambing Anam di Wilayah Kilo Asyaro (KM1 10), Makkah. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan
Sebelum ada pasar Anam yang berarti hewan, ada pasar Ka'kiyah. Namun diratakan oleh pemerintah Saudi karena banyak pemukiman. Sementara di pasar baru, Anam, berada di area terbuka yang dikelilingi oleh gunung batu.
kumparan ikut serta dalam rombongan Media Center Haji (MCH) untuk meninjau pasar kambing Anam. Begitu masuk area pasar kambing, mobil yang membawa wartawan diadang para penjaja kambing.
ADVERTISEMENT
Mereka memaksa agar mobil parkir di kadang kambing yang mereka punya. Cukup berbahaya karena si penjaja berdiri menghalangi mobil. Setelah sopir berkeras menolak, baru diberi jalan.
Mengunjungi Pasar Kambing Anam di Makkah yang Biasa Dikunjungi Jemaah Haji RI (74687)
zoom-in-whitePerbesar
Pasar Kambing Anam di Wilayah Kilo Asyaro (KM1 10), Makkah. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan
Pembeli yang datang bisa memilih kambing yang diinginkan. Bisa untuk kurban, dam, atau kebutuhan lain. Harganya variatif tergantung bobot kambing. Tentu saja harga bisa dinegosiasikan.
Salah seorang pedagang menyebut harga termurah untuk kambing yang kurus atau berbobot sekitar 10 kg adalah SAR 250 sekitar Rp 1 juta. Sementara yang gemuk berat sekitar 30 kg harganya SAR 500 atau sekitar Rp 2 juta.
Kambing yang dipilih bisa dipotong langsung di lokasi. Ada area pemotongan kambing yang cukup luas di salah satu bangunan, dan memiliki banyak penjagal. Biaya yang dipatok untuk memotong kambing sampai selesai dipotong-potong adalah SAR60 atau sekitar Rp 240 ribu.
ADVERTISEMENT
Harga itu juga bisa dinegosiasikan karena ada penjaja kambing yang menjual paket kambing dan biaya jagal lebih murah, tapi dia meminta sedikit bagian kambing.
Mengunjungi Pasar Kambing Anam di Makkah yang Biasa Dikunjungi Jemaah Haji RI (74688)
zoom-in-whitePerbesar
Kambing dibawa ke tempat pemotongan. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan

Pembayaran Dam

Meski jemaah haji dimungkinkan membeli kambing sendiri di pasar kambing untuk membayar dam, tapi pemerintah mengimbau agar pembayaran dilakukan melalui bank.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Pemerintah Saudi telah mengeluarkan surat petunjuk tentang Dam dan Kurban Tahun 1443H yang menginformasikan bahwa jemaah dapat membayar dam melalui saluran pembayaran yang telah ditentukan pemerintah Arab Saudi, yaitu Bank Pembangunan Islam (IsDB), Bank Al Rajhi, Pos Saudi, dan Situs (ADAHI).
Keempat lembaga tersebut dipilih berdasarkan sejumlah kriteria berikut:
a. Bank penerima setoran dam adalah lembaga resmi yang ditunjuk Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sehingga akuntabilitas kinerjanya bisa dipertanggungjawabkan;
ADVERTISEMENT
b. Memiliki lajnah thibbi yang bertugas menyeleksi binatang yang memenuhi syarat untuk dijadikan hadyu;
c. Memiliki lajnah syar’i/fiqhi, yang bertugas mengawasi dan memastikan keabsahan penyembelihan, distribusi dan lainnya yang berkaitan dengan aspek fikih;
d. Harga standar sehingga mendapat jaminan keamanan dari risiko unsur bisnis tak wajar dan unsur penipuan;
e. Mencapai target, tepat sasaran dalam distribusi daging; dan
f. Menumbuhkan solidaritas sosial dan menciptakan kemaslahatan yang lebih luas.
“Pemerintah mengimbau jemaah tidak melakukan transaksi dengan calo dan penjaja/pedagang, tidak membeli kupon dari situs web yang mencurigakan,” ucap Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Akhmad Fauzin.
Mengunjungi Pasar Kambing Anam di Makkah yang Biasa Dikunjungi Jemaah Haji RI (74689)
zoom-in-whitePerbesar
Kambing dibawa ke tempat jagal. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan
Mengunjungi Pasar Kambing Anam di Makkah yang Biasa Dikunjungi Jemaah Haji RI (74690)
zoom-in-whitePerbesar
Kambing dibawa ke tempat jagal di Pasar Kambing Anam di Wilayah Kilo Asyaro (KM1 10), Makkah. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan
Mengunjungi Pasar Kambing Anam di Makkah yang Biasa Dikunjungi Jemaah Haji RI (74691)
zoom-in-whitePerbesar
Pembeli bertransaksi di Pasar Kambing Anam di Wilayah Kilo Asyaro (KM1 10), Makkah. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan
-----------------
Ikuti informasi seputar haji 2022 langsung dari Arab Saudi dalam Kabar Haji 2022 hanya di kumparan.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020