Menhaj: Belum Ada Wacana Buka Embarkasi Haji di Bandara IKN

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Haji Irfan Yusuf (Gus Irfan) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Haji Irfan Yusuf (Gus Irfan) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Irfan Yusuf alias Gus Irfan, mengatakan belum ada wacana pembukaan embarkasi haji di Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Ia menegaskan, pembukaan embarkasi tidak mudah.

"Nah yang terkait dengan IKN tentu kita akan harus bicarakan dulu, kita bahas dulu ini. Karena sampai sekarang kita belum mewacanakan IKN sebagai salah satu embarkasi," kata Gus Irfan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8).

Ia menjelaskan, pembukaan embarkasi membutuhkan banyak pertimbangan. Mulai dari kenyamanan jemaah hingga masalah pembiayaan.

Suasana di Bandara Nusantara, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Sabtu (16/8/2025). Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP

Pada 2026 ini, Gus Irfan bilang, baru ada 2 embarkasi baru yang akan dibuka.

"Tahun ini 2026 kita membuka dua embarkasi baru yaitu Cipondoh dan Yogyakarta. Pertimbangannya sama, untuk kenyamanan pelayanan maupun kenyamanan dalam artian biaya," jelas dia.

"Jogja bisa lebih murah karena pesawatnya lebih besar, sehingga biaya per jemaah itu lebih turun. Di Cipondoh biaya tetap sama tapi karena tempatnya lebih baru dia akan lebih nyaman," lanjutnya.

Meski begitu, ia tak menutup kemungkinan diadakannya embarkasi di IKN. Namun, hal ini masih perlu didiskusikan lebih lanjut.

"Mungkin tahun-tahun depan masih mungkin, tapi tahun ini kita harus kita bahas dulu, kita bicarakan dulu dengan tim kita di Kementerian Haji," ungkapnya.