Menhaj Minta Garuda & Saudia Jaga On Time Performance di Masa Kepulangan Jemaah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf melepas kepulangan kloter pertama jemaah haji ke Indonesia. Pelepasan dilakukan di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Minggu (31/5) malam. Foto: Dok. MCH 2026
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf melepas kepulangan kloter pertama jemaah haji ke Indonesia. Pelepasan dilakukan di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Minggu (31/5) malam. Foto: Dok. MCH 2026

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf meminta dua maskapai yang melayani penerbangan yakni Garuda Indonesia dan Saudia Airlines tepat waktu dalam penerbangan. Ia berharap tidak ada penundaan dalam proses penerbangan kepulangan jemaah haji ke Indonesia.

"Saya berpesan juga kepada dua perusahaan penerbangan baik Saudia yang di sana maupun yang di sini ini Garuda untuk menjaga on time performance tidak ada keterlambatan-keterlambatan yang tidak perlu. Apalagi harus delay berganti hari, seperti yang pernah terjadi beberapa waktu sebelumnya," kata pria yang kerap disapa Gus Irfan ini di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Minggu (31/5) malam.

Adapun terkait pelayanan selama masa haji, Gus Irfan menyampaikan terima kasih kepada jemaah sudah tertib. Selain itu, terima kasih juga disampaikan kepada petugas haji, hingga seluruh stakeholder terkait, termasuk sektor penerbangan.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf di Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada 1 Juni 2026. Foto: Lutfan Darmawan/kumparan

Pada Minggu malam itu, Gus Irfan juga hadir langsung melepas kepulangan perdana jemaah ke Tanah Air. Dalam kesempatan itu, Gus Irfan menerima aspirasi dari jemaah yang merasa gembira dengan pelayanan saat Berhaji.

"Alhamdulillah mereka sangat senang bergembira dengan pelayanan kami, kami ditugaskan oleh presiden untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah dan kita bisa sekuat tenaga mewujudkan perintah itu dan alhamdulillah juga jemaah bisa merasakan upaya upaya kita," ucapnya.

"Itu semua merupakan hasil kerja keras kita, tim Kemenhaj beserta jajaran di bawahnya semua petugas haji di seluruh daerah ditambah berbagai kementerian lembaga yang membantu kami semua kita bekerja keras bersama-sama," pungkasnya.

Fase pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air dimulai pada 1 Juni 2026. Sebanyak 17 kloter dengan total Jemaah sebanyak 6.798 orang dipulangkan pada hari pertama fase pemulangan.

Gelombang pertama pemulangan dilakukan melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada 1 Juni 2026 hingga 15 Juni 2026. Selanjutnya jemaah gelombang berikutnya dipulangkan melalui Bandara Madinah pada 16-30 Juni 2026.