Menhan hingga Wakil Panglima TNI Dianugerahi Warga Kehormatan Korps Marinir

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, dan bersama sejumlah pejabat negara menerima Warga Kehormatan dan Brevet Korps Marinir dalam sebuah prosesi resmi pada Rabu, 5 Agustus 2026        Foto: Dok. TNI
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, dan bersama sejumlah pejabat negara menerima Warga Kehormatan dan Brevet Korps Marinir dalam sebuah prosesi resmi pada Rabu, 5 Agustus 2026 Foto: Dok. TNI

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Ketua Komisi I DPR Utut Adianto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono dianugerahi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL.

Penganugerahan dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali di Pantai Todak, Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 9 Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8).

Selain diangkat sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir, kelima pejabat tersebut juga menerima Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut, Brevet Kehormatan Intai Amfibi, dan Brevet Kehormatan Komando Korps Marinir.

Mabes TNI mengatakan, penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi mereka dalam memperkuat kemampuan serta profesionalisme Korps Marinir TNI AL.

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan bersama sejumlah pejabat negara menerima Warga Kehormatan dan Brevet Korps Marinir dalam sebuah prosesi resmi pada Rabu, 5 Agustus 2026 Foto: Dok. TNI

Menhan: TNI Siap Jaga Kedaulatan Negara

Usai meninjau Latihan Terintegrasi TNI 2026 dan mengikuti prosesi penganugerahan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan optimistis terhadap kesiapan TNI dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan negara.

Menurutnya, hasil latihan tersebut akan dilaporkan kepada Presiden RI selaku Panglima Tertinggi.

"TNI sudah mampu menjawab tantangan tugas dalam memelihara dan menjaga serta mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Sjafrie.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R,  dan bersama sejumlah pejabat negara menerima Warga Kehormatan dan Brevet Korps Marinir dalam sebuah prosesi resmi pada Rabu, 5 Agustus 2026        Foto: Dok. TNI
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, dan bersama sejumlah pejabat negara menerima Warga Kehormatan dan Brevet Korps Marinir dalam sebuah prosesi resmi pada Rabu, 5 Agustus 2026 Foto: Dok. TNI
Suasana acara Warga Kehormatan dan Brevet Korps Marinir dalam sebuah prosesi resmi pada Rabu, 5 Agustus 2026 Foto: Dok. TNI

Ia menegaskan, Latihan Terintegrasi TNI 2026 menjadi bukti kesiapan TNI dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara.

"Jadi latihan terintegrasi pada siang hari ini untuk membuktikan kepada Panglima Tertinggi bahwa Tentara Nasional Indonesia sudah siap sejak tahun 2026 untuk memikul beban tugas dalam rangka menjaga, memelihara, dan mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.

Penganugerahan Warga Kehormatan dan brevet kehormatan yang bertepatan dengan pelaksanaan Latihan Terintegrasi TNI 2026 menjadi simbol soliditas dan sinergi antara TNI dan Kementerian Pertahanan dalam membangun kekuatan pertahanan yang profesional, modern, adaptif, serta siap menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.