Menhan Sjafrie Ingin Rangkul OPM: Kita Ajak Mikir Nasionalis, Patriotis

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menerima tanda kehormatan tertinggi TNI di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (13/3/2025). Foto: Kemhan RI
zoom-in-whitePerbesar
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menerima tanda kehormatan tertinggi TNI di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (13/3/2025). Foto: Kemhan RI

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menanggapi isu ancaman Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang ditebar kepada warga pada hari-hari jelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kita ajaklah OPM itu berpikir nasionalis, patriotis. Kita tahu lah semuanya bahwa mereka semua ingin agar semuanya bisa memisahkan diri. Tapi buat apa? Nanti pisah siapa yang mau kasih makan?” Kata Sjafrie kepada wartawan di Kantor Kemhan, Jakarta, Selasa (5/8).

Sjafrie menyinggung soal ketahanan pangan Indonesia yang saat ini sudah mencukupi bahkan lebih. Ia memaparkan data, bahwa saat ini Indonesia telah surplus 4,5 juta ton bahan pangan.

"Kita sudah sibuk sekarang. Kita sudah punya overproduksi 4,5 ton. 4,5 juta ton," kata Sjafrie.

Maka, ia tak melihat relevansi adanya pihak-pihak yang ingin melepaskan diri dari Indonesia. Sebaliknya, momen jelang peringatan kemerdekaan ini adalah momentum semua elemen masyarakat bersatu.

“Sekarang waktunya kita itu merangkul. Merangkul orang yang merasa dirinya mau berpisah, kita rangkul. Mendingan jadi satu, satu keluarga besar,” tuturnya.