Menhan: TNI Akan Jaga DPR Sampai Kondisi Makin Kondusif

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (16/9/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (16/9/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan

Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, mengatakan TNI akan menjaga gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, sampai kondisi nasional kondusif setelah aksi demo berujung rucuh pada 25-31 Agustus 2025.

Keputusan ini diambil setelah koordinasi bersama Panglima TNI dan kepala staf angkatan.

“Jadi TNI akan menjaga simbol kedaulatan negara di DPR, jadi saya sudah menyetujui dan Panglima akan menindak lanjuti bersama para Kepala Staf bahwa instalasi DPR akan dijaga oleh TNI,” ucap Sjafrie di Gedung DPR pada Selasa (16/9).

Selain DPR, TNI juga akan menjaga gedung-gedung pemerintahan.

“Instalasi-instalasi pemerintah yang perlu mendapat perhatian yang berhubungan dengan kedaulatan kita jaga semuanya,” ucap Sjafrie.

4 panser milik TNI AD melintas di Jalan Gelora. 1 masuk gedung DPR melalui pintu seberang lapangan tembak. Sisanya jalan terus. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Katanya, penjagaan ini dilakukan sampai situasi makin kondusif. Sjafrie menilai, parameter kondusif adalah masyarakat nyaman saat berangkat kerja.

“Sampai dengan, tadi katanya kondusif, (sampai) lebih kondusif lagi,” ucap Sjafrie.

“Supaya rakyat bisa aman dan nyaman bekerja,” tambahnya.

Sjafrie mengatakan, penjagaan oleh TNI ini akan dilakukan tanpa penindakan. Mereka akan mengedepankan komunikasi.

“Ya, tidak perlu ada penindakan, yang penting komunikasi. Kita punya satu sistem komunikasi sosial, pembinaan teritorial ini akan kita kerjakan,” tandas Sjafrie.

Pengamanan di depan Gedung DPR RI pada pagi hari jelang demonstrasi RUU Pilkada. Foto: Abid Raihan/kumparan