Menhub: 12,74 Juta Orang Mudik Pakai Motor, Puncaknya 28 Maret

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemudik bersepeda motor melintas di jalur Pantura, jalan Raya Klari, Karawang, Jawa Barat, Rabu (19/4/2023). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pemudik bersepeda motor melintas di jalur Pantura, jalan Raya Klari, Karawang, Jawa Barat, Rabu (19/4/2023). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Sepeda motor masih jadi pilihan pemudik di Lebaran 2025. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memprediksi 12,74 juta pemudik menggunakan sepeda motor di mudik lebaran 2025.

“Dari total pengguna sepeda motor dari 12,74 juta," kata Dudy dalam rapat bersama Komisi V DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3).

Dari jumlah itu, para pemudik punya banyak pilihan dalam memilih jalur menuju kampung halaman. Hasil survei Kemenhub, jalur alternatif masih jadi pilihan pemotor.

"Sebanyak 4,41 juta atau 34,6 persen terprediksi akan menggunakan jalur arteri atau jalur alternatif sebagai jalur utama yang akan dilalui,” ungkap Dudy.

Data kesiapan arus mudik Lebaran 2025. Foto: Youtube/ TV Parlemen

Dudy memprediksi puncak arus mudik akan jatuh pada Jumat 28 Maret mendatang. Sementara arus balik diprediksi jatuh pada Minggu 6 April.

Data menunjukkan, ada 1 juta pemudik yang akan berangkat pada 28 Maret 2025. Waktu puncak mudik pemotor ini juga bersamaan dengan pemudik yang menggunakan mobil.

Data kesiapan arus mudik Lebaran 2025. Foto: Youtube/ TV Parlemen

"Sementara untuk, puncak arus balik diprediksi diperkirakan terjadi pada H+5 setelah libur lebaran yakni Minggu 6 April 2025. (Keberangkatan mobil) sebesar 20,7% atau 6,97 juta orang dan (sepeda motor) sebesar 18,0% atau 2,3 juta orang," ujarnya.

Data kesiapan arus mudik Lebaran 2025. Foto: Youtube/ TV Parlemen
Data kesiapan arus mudik Lebaran 2025. Foto: Youtube/ TV Parlemen