Menhub: Penggunaan Angkutan Umum Naik 4,07% pada Arus Mudik-Balik Lebaran 1447 H

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhub Dudy Purwagandhi mengimbau pengusaha truk untuk mematuhi aturan pembatasan truk selama arus balik mudik. Foto: Dok. Kemenhub
zoom-in-whitePerbesar
Menhub Dudy Purwagandhi mengimbau pengusaha truk untuk mematuhi aturan pembatasan truk selama arus balik mudik. Foto: Dok. Kemenhub

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menyampaikan terjadi peningkatan penggunaan angkutan umum selama periode arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah.

“Sebagaimana tadi disampaikan pak Kapolri, berkaitan dengan angkutan umum selama lebaran dari mulai H-8 sampai dengan H+3 itu terjadi kenaikan sebesar 4,07 persen,” ujar Dudy usai melakukan peninjauan arus balik mudik 2026 di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Rabu (25/3).

Selain itu, pergerakan penumpang angkutan umum juga mengalami peningkatan cukup signifikan dalam periode yang sama.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono memberikan keterangan pers di Jasamarga Tollroad Command Center, Jatiasih, Bekasi, Rabu (25/3/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

“Kemudian pergerakan keberangkatan penumpang angkutan umum dari mulai H-8 sampai dengan H+3 dan lain-lain sebesar 11,11 persen,” lanjutnya.

Dia menjelaskan, data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui hingga akhir masa arus balik.

“Angka ini masih bersifat dinamis karena kami menghitung sampai dengan tanggal 29 Maret nantinya,” jelasnya.

Sejumlah kendaraan melintas di Tol Dalam Kota, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Ia menilai peningkatan penggunaan angkutan umum menjadi salah satu indikator tingginya mobilitas masyarakat pada periode Lebaran tahun ini.

Menhub juga turut mengapresiasi masyarakat yang telah mematuhi arahan petugas selama perjalanan, sehingga turut berdampak pada penurunan angka kecelakaan lalu lintas.

“Sehingga kita bisa lihat bahwa tingkat kecelakaan relatif menurun 28 persen juga fatalitas yang terjadi,” katanya.