Menhub Resmikan Kantor Baru Sriwijaya Air

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesawat Sriwijaya Air di landasan. (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat Sriwijaya Air di landasan. (Foto: Wikimedia Commons)

Maskapai Sriwijaya Air hari ini telah resmi menggunakan gedung baru yang bernama Sriwijaya Air Tower. Nantinya, gedung tersebut akan digunakan sebagai Kantor Pusat Sriwijaya Air Group.

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Peresmian gedung baru tersebut juga bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun Sriwijaya Air yang ke-14.

"Ini adalah salah satu kado terindah dari Tuhan untuk Sriwijaya Air Group. Gedung baru ini juga menandai adanya semangat baru bagi insan-insan Sriwijaya Air Group untuk terus bekerja dengan giat sehingga perusahan bisa berkembang pesat dan ikut mengharumkan nama Bangsa dan Negara Indonesia yang kita cintai ini," kata CEO Sriwijaya Air Group, Chandra Lie, dalam keterangan tertulis, Jumat (10/11).

Selain itu, Chandra juga menyebutkan, Sriwijaya Air Group telah menambah pesawat baru. Artinya, armada pesawat yang dimiliki Sriwijaya Air Group makin kuat.

Pada akhir Oktober lalu, Sriwijaya Air Group kedatangan satu pesawat turboprop ATR 72-600 yang akan dioperasikan oleh sister company Sriwijaya Air yaitu maskapai NAM Air. Hingga akhir tahun 2017 ini, akan datang lagi 3 pesawat ATR 72-600 dan 2 pesawat jet Boeing B737-800 NG untuk memperkuat armada Sriwijaya Air Group.

Dengan penambahan 5 pesawat lagi, hingga akhir tahun 2017 jumlah pesawat Sriwijaya Group berjumlah 58 pesawat. Terdiri dari 2 pesawat B737-900 ER, 27 pesawat B737-800 NG, 17 pesawat B737-500, 6 pesawat B737-300 dan 6 pesawat ATR 72-600.

Selain dihadiri oleh Menhub Budi Karya Sumadi, acara yang diselenggarakan di Kantor Pusat Sriwijaya Air di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, juga turut hadir Dirjen Perhubungan Udara beserta jajaran pejabat dari lingkungan Ditjen Perhubungan Udara, Direktur PT Angkasa Pura I, Direktur PT Angkasa Pura II, Direktur Perum LPPNPI/ AirNav Indonesia, Ketua INACA, Sekjen INACA.