Menhub: Saya Fans Berat Gus Sholah, Ceramah Beliau Menarik

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi datang ke kediaman Salahuddin Wahid atau Gus Sholah untuk bertakziah. Budi Karya sangat mengagumi sosok Gus Sholah.
"Ya saya adalah satu fans berat beliau, senang mendengarkan petuah beliau kalau berceramah. Itu menjadi satu yang menarik untuk membesarkan bangsa Indonesia," kata Bud Karya di rumah duka Gus Sholah, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (3/2).
Budi Karya selalu mendengarkan ceramah-ceramah dan petuah yang disampaikan Gus Sholah. Baginya, petuah itu sangat bermanfaat bagi persatuan Indonesia.
"Keragaman, petuah petuah bahwa kita hidup berbangsa harus menjalin satu keragaman. Pasti keluarga Wahid adalah satu keluarga yang sangat membanggakan semoga almarhum mendapat tempat di sisi Allah," tutur dia.
Dalam kesempatan itu, Budi Karya juga mengungkapkan perasaan duka citanya. Ia menganggap Gus sholah adalah tokoh penting bagi bangsa.
"Mengucapkan bela sungkawa kepada tokoh bangsa Gus Sholah Wahid. Kami, saya, melihat bahwa Pak Salahuddin Wahid sangat mewakili kehidupan kita berbangsa," ucap Budi.
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, wafat, Minggu (2/2) pukul 20.55 WIB. Gus Sholah meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit selama dua pekan akibat gangguan ritme jantung.
Gus Sholah tak hanya dikenal sebagai ulama, tapi juga aktivis dan politisi. Adik kandung Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini pernah menjabat sebagai anggota MPR di masa awal reformasi tahun 1998.
Nama pria berusia 78 tahun ini semakin dikenal saat menjadi calon wakil presiden di Pilpres 2004 lalu mendampingi Wiranto. Namun, keduanya gagal lolos dan tersingkir di putaran pertama dengan perolehan suara 22,15 persen.
