Menikmati Sendratari Ramayana di Prambanan

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

video youtube embed

Sendratari Ramayana di Candi Prambanan sudah tersohor. Kisah Rama dan Sinta, yang diperagakan dengan gerak tari tanpa dialog ini sudah sejak tahun 1960-an digelar di pelataran Candi Prambanan.

Dan akhir pekan lalu, terasa spesial. Seperti disampaikan dalam siaran pers KBRI Bangkok, Kamis (27/7), ada penampilan penari Thailand dalam sendratari Ramayana ini.

"Kolaborasi Sendratari Ramayana Indonesia-Thailand di Candi Prambanan memperkuat tali ikatan sejarah dan budaya kedua bangsa," demikian penjelasan KBRI Bangkok.

Pada 21 Juli 2017 lalu, Sendratari Ramayana Thailand (Ramakien) ikut terlibat. Ada 50 penari Indonesia dan 34 penari Thailand, yang dengan apik dan serasi berkolaborasi menari dan memerankan setiap tokoh dan babak dalam cerita Ramayana.

Kolaborasi Sendratari Ramayana INA-THAI (Foto: Dok. KBRI Bangkok)

Para nayaga Indonesia dan Thailand memainkan musik gamelan khas negara masing-masing secara bergiliran sehingga membentuk harmoni yang indah ketika mengiringi setiap gerakan para penari.

Sendratari yang menggambarkan perjuangan Rama merebut Sinta dari tangan Rahwana tersebut cukup klosal, dramatik dan indah. Didukung arsitektur panggung terbuka dengan latar belakang megahnya Candi Prambanan dan tata cahaya yang ciamik serta kostum pemain yang aneka warna, pertunjukan sendratari tersebut pantas dinikmati.

Sekitar 900 penonton, termasuk para turis mancanegara, tampak memadati panggung terbuka tersebut dan tetap menyaksikan sampaipertunjukan Sendratari berakhir.

Pertunjukan gabungan Sendratari Ramayana RI-Thailand merupakan implementasi dari Persetujuan Kerjasama Bilateral kedua Negara di bidangKebudayaan yang ditandatangani tahun 2002, khususnya terkait pertukaran misi kebudayaan.

Kolaborasi Sendratari Ramayana INA-THAI (Foto: Dok. KBRI Bangkok)

Menurut Menteri Kebudayaan Thailand yang sekaligus memimpin muhibah Tim Seni dan Budaya Thailand dimaksud, Vira Rojpojchanarat, pertunjukan gabungan/kolaborasi Sendratari Ramayana dimaksudkan untuk memperkuat tali persahabatan antara rakyat Indonesia dan Thailand yang memiliki keterkaitan sejarah dan budaya sejak jaman Sriwijaya dan Majapahit.

Sementara menurut Duta Besar RI untuk Thailand, Ahmad Rusdi, ikatan sejarah dan budaya yang semakin kuat antara Indonesia dan Thailand diharapkan mampu meningkatkan hubungan dan kerjasama rakyat dan pemerintah kedua negara dalam krangka Masyarakat ASEAN.

Sebelum bertolak ke Yogyakarta untuk memimpin misi Sendratari Ramayana, pada 20 Juli 2017, Menteri Vira Rojpojchanarat sengaja mengunjungi mitranya di Jakarta, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, guna membicarakan upaya peningkatan kerjasama bilateral RI- Thailand di bidang kebudayaan.