Menikmati Wisata Jakarta Saat Libur Lebaran

3 April 2025 5:36 WIB
·
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana malam H+1 Lebaran di Kota Tua, Jakarta Utara, Selasa (1/4/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana malam H+1 Lebaran di Kota Tua, Jakarta Utara, Selasa (1/4/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
ADVERTISEMENT
Tidak semua masyarakat khususnya di Jakarta memutuskan untuk mudik lebaran 1446 H. Biasanya, mereka tidak mudik karena beberapa faktor. Mulai dari urusan pekerjaan hingga keterbatasan biaya.
ADVERTISEMENT
Masyarakat yang tidak mudik, untuk melepas rindu dengan keluarga bisa mencoba bepergian ke tempat wisata yang ada di Jakarta.
Namun nyatanya pada H+1 lebaran, Selasa (1/4), tidak semua tempat wisata di Jakarta buka. Seperti Perpustakaan Nasional dan Perpustakaan di Taman Ismail Marzuki.
Perpusnas tutup sejak hari Raya Nyepi pada 28 Maret lalu. Padahal sebelum lebaran, tempat ini biasanya selalu ramai dikunjungi pengunjung. Baik mereka yang ingin membaca atau bermain, Perpusnas baru akan buka pada Selasa 8 April.
Sementara Perpustakaan TIM, baru buka pada Senin 7 April.
Meski demikian, untuk area dalam TIM masih bisa dikunjungi. Sayangnya, tidak banyak yang bisa dilakukan di dalam TIM karena sepi. Sebagai gantinya, masyarakat bisa berkeliling menikmati kerindangan pepohonan hingga berfoto di depan mural-mural buatan para seniman.
ADVERTISEMENT
48.500 Pengunjung Serbu Kebun Binatang Ragunan pada H+1 Lebaran
Pengunjung menyaksikan jerapah saat berlibur ke Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Hari kedua Lebaran 2025, Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, dipadati pengunjung. Hingga pukul 13.00 WIB, tercatat sekitar 48.500 orang sudah memasuki area wisata tersebut.
“Jam 13.00 ini saya sampaikan, sudah ada 44 ditambah 3.700, lalu 47 ditambah 1.500, jadi total sekitar 48.500 pengunjung,” ujar Humas Kebun Binatang Ragunan Wahyudi Bambang, Selasa (1/4).
Pantauan kumparan di lokasi, arus lalu lintas di Jalan Harsono RM arah pintu masuk ragunan pintu utara terpantau padat. Kendaraan yang menuju ragunan didominasi oleh kendaraan pribadi, terlihat beberapa mobil bak terbuka yang mengangkut rombongan pengunjung.
Sementara itu, area Kebun Binatang Ragunan juga terpantau ramai. Banyak pengunjung yang tetap menyusuri Ragunan meski diguyur hujan deras.
ADVERTISEMENT
Area terarium, yang diisi kandang ular atau burung jadi spot yang banyak dipadati pengunjung.
Bambang menyebut, ada beberapa peristiwa kehilangan terjadi. Ada 3 laporan kehilangan barang, berupa ponsel dan 3 laporan terkait anak yang terpisah dari rombongan keluarga. Tapi, anak-anak ini sudah berhasil ditemukan dan ditemukan lagi dengan keluarganya.
Kisah Pak Aziz, Fotografer Cetak Instan di Ragunan yang Bertahan di Era Digital
Abdul Aziz (66) Fotografer Komersil di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan. Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Di tengah gempuran era digital, jasa foto cetak instan di tempat wisata semakin terpinggirkan. Hampir semua orang kini mengandalkan ponsel untuk mengabadikan momen.
Namun, bagi Abdul Aziz (66), fotografer komersial di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, memotret dengan kamera DSLR yang cukup jadul dan mencetaknya langsung tetap menjadi mata pencahariannya.
ADVERTISEMENT
“Kalau dulu emang ramai, lebih ramai dari sekarang. Sekarang kita harus kejar-kejar dulu (pelanggan),” ujar Aziz saat berbincang dengan kumparan di Taman Margasatwa Ragunan, Selasa (1/4).
kumparan sempat mencoba memakai jasanya. Kamera yang ia gunakan cukup jadul, yaitu Canon 1000D, dengan printer Canon Selphy untuk cetak foto ukuran 4R dan 5R.
Menariknya, printer tersebut tidak menggunakan listrik langsung, melainkan aki.
“Saya pakai aki, Bang, soalnya untuk ukuran baterainya mahal, Rp 600 ribuan,” katanya.
Pak Aziz kemudian mengajak kumparan menuju salah satu spot favoritnya untuk memotret pelanggan: dekat pohon bougenville yang tengah berbunga serta di depan dinding Ragunan yang dihiasi pahatan hewan.
Ia memotret menggunakan flash agar auto focus kameranya yang sudah tertinggal zaman dapat terbantu. Ia bercerita kemarin sempat kehujanan sambil mengecek kameranya.
ADVERTISEMENT
“Kita coba auto focus-nya dulu, ya, kemarin soalnya sempat kehujanan,” ujarnya.
Sesekali ia mengarahkan saya untuk berpose agar hasil jepretannya semakin bagus.
“Coba, Mas, kakinya yang satu agak dimajuin,” serunya.
Ramainya TMII di H+2 Lebaran: Kereta Gantung-Atraksi Budaya Jadi Daya Tarik
Atraksi Lompat Batu dari Nias di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu (2/4/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, masih menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk menghabiskan libur Lebaran. Pada H+2 Idul Fitri, Rabu (2/4), suasana di kawasan wisata ini tampak ramai hingga sore hari.
Pantauan kumparan di Tugu Utara dan parkiran mobil menunjukkan banyak keluarga dan rombongan wisatawan yang duduk santai di sekitar area tersebut. Beberapa pengunjung membawa tikar untuk bersantai, sementara yang lain mengobrol, makan bersama, atau sekadar menikmati pemandangan.
ADVERTISEMENT
Anak-anak terlihat berlarian di sekitar tugu, sementara orang dewasa sibuk mengabadikan momen dengan kamera ponsel.
Keramaian semakin terasa di Plaza Kori Agung, Museum Indonesia, yang menjadi salah satu titik utama kunjungan.
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah atraksi Lompat Batu, tradisi khas Nias yang ditampilkan di area plaza pada pukul 17.00 WIB. Setiap kali penampil berhasil melompati batu setinggi hampir dua meter, tepuk tangan dari para pengunjung langsung menggema.
Tak hanya itu, antrean panjang juga terlihat di wahana kereta gantung. Banyak wisatawan yang ingin menikmati pemandangan TMII dari ketinggian, walaupun cukup ramai antrean tidak terlihat padat dan masih terpantau kondusif.
Beberapa pengunjung yang sudah selesai naik terlihat puas, mengabadikan momen dengan latar belakang TMII dari atas.
ADVERTISEMENT
Riuh Kota Tua di Malam H+1 Libur Lebaran
Wahyu (53), bekerja sebagai cosplayer di Kota Tua dengan berdandan menjadi Jenderal Sudirman, Jakarta Utara, Selasa (1/4/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Suara musik bersahut-sahutan di plaza Kota Tua. Masyarakat berjubel, menikmati malam dengan beragam hiburan yang ditawarkan di kawasan itu, pada Selasa (1/4) malam atau H+1 Lebaran.
Pada pukul 20.30 WIB, tampak masyarakat dari berbagai usia memadati kawasan itu. Mereka menjajal beragam hiburan yang tersedia, salah satunya merasakan sensasi bersepeda di antara bangunan kuno. Sepeda-sepeda itu disewakan dengan tarif Rp 25 ribu per 30 menit.
Suasana juga riuh dengan permainan baling-baling yang banyak dimainkan anak-anak. Baling-baling itu dilengkapi dengan lampu, sehingga ketika berputar turun, lampunya berkedip menyemarakkan suasana malam.
Kegiatan khas lainnya seperti berfoto dengan orang-orang berkostum juga ramai digandrungi pengunjung di sana. Ada sosok yang berdandan seperti Jenderal Sudirman hingga ada yang bersolek bak noni-noni zaman kolonial Belanda.
ADVERTISEMENT
Mereka silih berganti melayani masyarakat yang ingin berfoto.
Masih ada lagi, banyak orang menjajal tato temporer, atau mencoba mendengar ramalan dari para peramal dan pembaca kartu tarrot. Rumah hantu di kawasan itu juga ramai.
Para pengunjung tak perlu khawatir dengan urusan perut. Sebab, banyak kedai makanan berada di Kota Tua atau mencoba makanan yang ringan di kafe-kafe ikonik seperti Cafe Batavia atau Kedai Seni Djakarté.