Menilik Pesawat Sukhoi Su-35 yang akan Dibeli Indonesia

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sukhoi 35 (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Sukhoi 35 (Foto: Pixabay)

Indonesia berencana akan membeli 11 pesawat tempur asal Rusia, yakni Sukhoi Su-35. Pesawat ini dibeli untuk memperkuat armada pertahanan udara Tanah Air.

TNI saat ini memiliki 16 unit pesawat tempur Sukhoi, yakni model Su-27 dan Su-30. Keduanya merupakan pesawat yang diproduksi sebelum Sukhoi Su-35.

Sekadar diketahui, Sukhoi Su-35 adalah pesawat tempur multiperan yang memiliki daya jelajah panjang. Pesawat ini hanya memiliki satu tempat duduk.

Sukhoi Su-35 ini telah digunakan oleh tentara Angkatan Udara (AU) Rusia dan tentara AU Venezuela. Pesawat ini merupakan pengembangan dari Su-27. Saat pertama kali diproduksi, tahun 1988, Sukhoi Su-35 memiliki nama Su-27M.

Pada tahun 2005, Sukhoi Su-35 dikembangkan menjadi Su-35BM. Dan, untuk model terbaru diproduksi pada tahun 2008 dengan nama Sukhoi Su-35S.

Sukhoi 35 (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Sukhoi 35 (Foto: Wikimedia Commons)

Untuk Sukhoi Su-35S memiliki berat kosong 18.400 kg dan berat isi sekitar 25.300 kg. Sedangkan untuk berat maksimal agar bisa lepas landas yakni 34.500 kg.

Pesawat tempur Rusia ini memiliki panjang 21,9 meter, lebar sayap 15,3 meter dan tinggi 5,9 meter.

Ke bagian mesin, Sukhoi Su-35S menggendong 2 mesin Saturn 117s dengan turbofan TVC. Pesawat ini memiliki kecepatan masksimal 2.390 km/jam dengan jarak jangkauannya sejauh 3.600 km.

Sukhoi Su-35S dibekali sistem radar IRBIS-E. Radar ini menyediakan fitur berupa deteksi, pelacakan, dan koordinasi target. Radar tipe ini bisa berfungsi optimal meski ada gangguan cuaca dan gangguan frekuensi.

Selain itu, pesawat ini memiliki kemampuan avionik yang bisa mengatasi gangguan elektronik. Serta, Sukhoi Su-35S bisa mengganggu pesawat musuh dengan perangkat pengganggunya.

Sukhoi Su-35S dilengkapi berbagai pesenjataan. Di antaranya adalah kanon internal Gryazev-Shipunov GSh-30-1 dengan 150 peluru, peluru kendali anti-radiasi, bom terpadu laser, bom tak terpadu, roket terpadu laser, dan roket tak terpadu.