Menkes: Pasien Corona Omicron Transmisi Lokal Asal Medan Sempat Jalan ke 6 Mal
·waktu baca 2 menit

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan riwayat perjalanan kasus pertama COVID-19 transmisi lokal Omicron di Indonesia. Pria asal Medan yang rutin ke Jakarta itu tinggal di Apartemen Green Bay Pluit, Jakarta Utara.
Budi menjelaskan, berdasarkan penelusuran, pasien tersebut rupanya sempat berjalan-jalan ke enam mal berbeda dalam 3-4 hari saat terinfeksi COVID-19. Salah satunya di SCBD.
“Ini ada satu orang yang transmisi lokal, yang dari Medan. Kita tahu dalam lima hari mereka jalan-jalan ke mal-mal mana dengan cepatnya. Dalam berapa hari, 3-4 hari, mereka sudah jalan ke enam mal. Kita tahu restorannya yang dikunjungi mana. Kita bisa langsung tes di sana,” ucap Budi saat konferensi pers virtual di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (3/1).
Melihat pasien positif COVID-19 Omicron sempat mengunjungi sejumlah pusat perbelanjaan, ia mengingatkan semua pihak untuk tetap disiplin protokol kesehatan.
Termasuk juga selalu menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk membantu pemerintah melacak kasus positif COVID-19.
“Menko Marinves tadi sudah sampaikan. Yang penting memang protokol kesehatan harus tetap dijalankan dengan baik. Pakai masker itu harus, ya, kemudian gunakan juga PeduliLindungi dengan disiplin karena dengan itu kita bisa trace,” jelas Budi.
Budi juga meminta pelaku perjalanan dari luar negeri mengikuti karantina sesuai aturan yang berlaku. Sebab, 146 d ari 152 kasus corona varian Omicron yang sudah terdeteksi di Indonesia memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri.
“Kemudian juga pastikan bahwa disiplin karantinanya baik. Buat teman-temannya, datang dari luar negeri ini. Dari 152 (kasus Corona Omicron di Indonesia), 146 itu (dari) kedatangan luar negeri,” paparnya.
Menurutnya, karantina tidak hanya bermanfaat secara individual, namun juga akan menjaga warga dalam negeri dari serangan varian Omicron.
“Jadi, memang sudah membuktikan negara kita itu aman. Teman-teman datang ke luar (negeri) malah ketularan masuk (Corona Omicron). Ya, kita harus melindungi sisa yang 270 juta (masyarakat) yang lain,” tutup dia.
Kemenkes sebelumnya telah melakukan tracing kasus transmisi lokal pertama COVID-19 varian Omicron. Pasien tersebut diketahui telah melakukan banyak aktivitas dalam jangka waktu 14 hari terakhir.
Mulai dari beraktivitas di restoran pada kawasan SCBD hingga apartemen tempatnya tinggal. Namun, Budi Gunadi tidak merincikan mal-mal mana saja yang dikunjungi pasien tersebut.
