Menkes Singgung The Last of Us: Be Prepare The Best Guarantee to Win Pandemic
·waktu baca 2 menit

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyinggung serial TV, The Last of Us, saat berbicara di Rakornas Transisi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Menurut Budi, film tersebut bisa menjadi gambaran bagaimana masyarakat bisa bersiap menghadapi pandemi yang akan datang.
"Saya dibilangin sama teman-teman, ya. Pandemi ini siklusnya 100 tahunan, ya. Pandemi ini siklusnya 100 tahunan. Jadi kadang-kadang udah lupa apa yang terjadi," kata Budi di Gedung AA Maramis, Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (26/1).
"Jadi pesannya adalah to be prepare is the best guarantee to win the pandemic," lanjutnya.
Budi menyebut, ada dua hal penting yang disinggung serial The Last of Us yang tayang di HBO itu. Yang pertama, pandemi selanjutnya berasal dari Jakarta.
Memang dalam serial itu, Indonesia disebut sebagai negara asal wabah zombie di serial tersebut dimulai dari infeksi jamur jenis Cordyceps.
"Yang kedua, pandemi ini disebabkan oleh patogen yang paling susah diobati. Kalau COVID virus, kalau TBC bakteri, malaria parasit, ini disebabkan oleh jamur (patogen)," pungkasnya.
Serial TV The Last of Us merupakan adaptasi dari game dengan judul yang sama, berlatar belakang dunia pasca-apokalips akibat bencana infeksi zombie. Aktris Indonesia, Christine Hakim, berperan sebagai Dr. Ratna, profesor mikolugi dari Universitas Indonesia sekaligus penemu pertama kali infeksi Cordyceps pada manusia di Jakarta.
Zombie di The Last of Us diceritakan berasal dari infeksi jamur Cordyceps. Jamur mengambil alih otak manusia, lalu mengejar dan memangsa manusia lain yang belum terinfeksi.
