Menkes soal Aturan Masker di Outdoor: Kalau Nonton Bola Desak-desakan Ya Pakai
·waktu baca 2 menit

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengkonfirmasi adanya kenaikan kasus COVID-19 akibat varian baru Omicron BA.4 dan BA.5. Lalu, apakah kebijakan boleh lepas masker di luar ruangan atau outdoor bakal diubah?
"Masker tetap kalau di luar ruangan bisa buka tapi kalau di luar ruangannya padet ada yang batuk-batuk atau kita kurang sehat tetap pakai masker," kata Menkes dalam jumpa pers virtual, Senin (13/6).
"Kalau di dalam ruangan yang ada AC dan ruangan sirkulasi tertutup sebaiknya pakai masker. Tidak ada ruginya dan kita bisa melindungi diri dan orang lain," sambungnya.
Menkes menegaskan, memakai masker memang sudah seharusnya tak banyak diatur pemerintah lagi. Apalagi kalau mau transisi dari pandemi ke endemi.
"Salah satu kriteria transisi pandemi ke endemi adalah kontrol diri. Prokes jadi kebiasaan masyarakat bukan lagi dipaksakan pemerintah. Jadi saat itu saat yang tepat transisi bisa terjadi," jelas Budi.
Keputusannya tidak paksa ini bisa jadi pendidikan juga. Ia pun meyakini kesadaran itu sudah terbentuk.
"Saya bersyukur kalau ada acara kerumunan di luar wartawan pun pakai masker. Jadi dengan demikian saya sebagai Menkes senang, kesadaran masyarakat akan prokes sudah terbentuk tanpa dipaksa pemerintah. Itu ciri-ciri masyarakat sudah bisa transisi dari pandemi ke endemi," katanya.
"Nonton bola ternyata sepi nggak papa. Kalau ramai desak-desakan apalagi sebelahnya batuk-batuk terus ya pakai masker," tutup dia.
