Menkes Targetkan Usia Harapan Hidup Warga RI 76 Tahun, Dorong Rajin Olahraga

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Rektor ITB Tatacipta Dirgantara saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (16/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Rektor ITB Tatacipta Dirgantara saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (16/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga dan melakukan pemeriksaan kesehatan.

Hal itu disampaikan Budi saat menghadiri Flag Off Road to ITB Ultra Marathon 2026 di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (16/8).

Budi mengatakan peningkatan usia harapan hidup masyarakat Indonesia menjadi salah satu target yang ingin dicapai pemerintah. Saat ini, ia menargetkan rata-rata usia harapan hidup masyarakat Indonesia dapat mencapai 76 tahun.

“Pesan (Prabowo) ke saya targetnya harus naikin rata-rata usia rakyat Indonesia ke 76,” kata Budi dalam sambutannya.

Menurut Budi, para alumni ITB yang hadir dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memiliki usia yang lebih panjang. Ia bahkan berkelakar agar para alumni ITB dapat hidup hingga lebih dari 80 tahun sehingga bisa melihat cucu mereka.

“Kalau Mas Pram, ini Mas Tata, sama semua ya dari sini harus di atas (usia) 80 tahun. Gitu ya, biar bisa lihat cucu,” ujarnya.

Budi menyebut ada dua hal utama yang perlu dilakukan masyarakat untuk menjaga kesehatan. Pertama, rutin melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui apabila terdapat penyakit.

“Syaratnya dua. Nomor satu, cek kesehatan gratis, harus ketahuan kalau ada penyakit,” katanya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Rektor ITB Tatacipta Dirgantara saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (16/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Kedua, masyarakat diminta aktif bergerak dan berolahraga. Menurutnya, aktivitas fisik perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

“Nomor dua, jangan lupa gerak berolahraga 230 menit hari Jumat. Oleh karena itu, ayo segera kita lari,” ujar Budi.

Pramono Dukung ITB Ultra Marathon 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ITB Ultra Marathon 2026.

Pramono juga memastikan Pemprov DKI akan memberikan dukungan ketika peserta memulai perjalanan lari dari Balai Kota DKI Jakarta pada 16 Oktober mendatang.

“Ini adalah lari, jadi saya hanya singkat saja. Pemerintah DKI Jakarta memberikan support sepenuhnya,” kata Pramono.

“Saya sudah menyampaikan kepada panitia, kalau besok tanggal 16 Oktober mau mulai lari dari Balai Kota, kami akan backup penuh dan mudah-mudahan sehat,” lanjutnya.

Rektor ITB: Jadi Ajang Pengabdian Masyarakat

Rektor ITB Tatacipta Dirgantara mengatakan ITB Ultra Marathon tahun ini merupakan pelaksanaan tahun kesembilan. Kegiatan tersebut menjadi momentum berkumpulnya para alumni ITB sekaligus memberikan dampak kepada masyarakat.

Ia menyebut pelaksanaan ITB Ultra Marathon melibatkan ribuan peserta dan suporter. Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari dua malam serta melintasi dua provinsi dan dua kota.

“Ini adalah momen di mana alumni berkumpul, 2 hari 2 malam, 2 provinsi, 2 kota,” kata Tata.

Menurut Tata, keberadaan alumni memiliki peran penting bagi ITB. Karena itu, ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

“ITB itu tidak ada artinya kalau tidak ada alumninya. Jadi terima kasih sekali atas kegiatan ini,” ujarnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Rektor ITB Tatacipta Dirgantara saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (16/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Tak hanya berlari, Tata mengatakan rangkaian ITB Ultra Marathon 2026 juga akan diisi dengan kegiatan pengabdian masyarakat. Beberapa di antaranya berupa penyediaan air bersih dan pengolahan sampah terpadu di sejumlah lokasi sepanjang perjalanan.

“Jadi kita tidak hanya berlari, tapi ini beyond run. Bukan hanya sekadar berlari, tapi kita memberikan dampak juga kepada masyarakat,” katanya.

ITB Ultra Marathon 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16-18 Oktober 2026 dengan mengusung semangat Running for Impact.