Menko PMK Pratikno Bantah Isu Kebocoran Data 58 Juta Siswa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko PMK Pratikno tiba di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko PMK Pratikno tiba di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno membantah adanya kebocoran data 58 juta siswa yang disebut-sebut dijual di forum gelap atau dark web.

Ia menegaskan, sejauh ini tidak ditemukan indikasi kebocoran dari sistem Pusat Data dan Informasi (Pusdatin).

“Itu sudah diklarifikasi oleh Kemendikdasmen, oleh Pusdatin bahwa tidak ada indikasi kebocoran dari sisi Pusdatin,” kata Pratikno saat ditemui di Puskesmas Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).

Meski demikian, Pratikno menyebut proses penyelidikan masih terus berjalan dengan melibatkan sejumlah pihak terkait.

“Sekarang tim dari BSSN, dari Komdigi termasuk dari Kemendikdasmen juga terus menginvestigasi,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, meninjau langsung pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Ia menekankan, berdasarkan penjelasan resmi dari Kemendikdasmen, khususnya Pusdatin, klaim kebocoran data tersebut tidak terbukti.

“Namun, sejauh yang telah dijelaskan oleh Kemendikdasmen dalam hal ini Pusdatin, tidak demikian,” ucap Pratikno.

Pratikno pun meminta agar informasi lebih lanjut mengenai isu tersebut dikonfirmasi langsung ke Kemendikdasmen.

“Tapi tolong dicek ke Kemendikdasmen ya,” pungkasnya.