Menko Polkam Pastikan Kondisi RI Aman, Tepis Isu yang Beredar di Medsos

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Polkam Djamari Chaniago dalam konferensi pers bersama Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BIN di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8). Foto: Joakhim Tharob/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Polkam Djamari Chaniago dalam konferensi pers bersama Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BIN di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8). Foto: Joakhim Tharob/kumparan

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago memastikan kondisi di Indonesia aman. Dia menepis kondisi gangguan keamanan seperti yang beredar di media sosial. Menurutnya, kondisi masyarakat masih berjalan normal.

Hal ini ia sampaikan dalam jumpa pers, didampingi Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BIN.

“Seperti yang saya tegaskan tadi bahwa kondisi keamanan di seluruh wilayah Indonesia itu dalam keadaan aman. Di Jakarta begitu, di pusat di daerah, juga dalam keadaan aman,” kata Djamari di kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (8/5).

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago (kanan) memberikan keterangan pers terkait situasi keamanan nasional di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ia menceritakan pengalamannya langsung melihat kondisi di pusat-pusat keramaian yang menurutnya tetap berjalan kondusif sampai saat ini.

“Bahkan saya juga berjalan bersama istri saya melihat ke pasar tradisional, juga aman-aman saja,” cerita Djamari.

Purnawirawan letjen ini menambahkan, kondisi di pusat-pusat perbelanjaan saat ini tetap ramai sembari berkesah pengalamannya yang sulit mencari parkir di mal.

Menurut dia, dari pengamatannya itu, bahwa mobilitas masyarakat berlangsung normal.

“Pergi ke mal juga aman-aman saja, mencari tempat parkir saja di mal sudah sangat sulit. Terlalu lama berputar-putar di tempat parkir. Artinya mobilitas pun juga masih berjalan,” ujar eks Pangkostrad ini.