Menko Polkam soal Mal Pasang Pagar: Tak Terkait Isu Rusuh, Sudah Diselesaikan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago (kanan) memberikan keterangan pers terkait situasi keamanan nasional di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago (kanan) memberikan keterangan pers terkait situasi keamanan nasional di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago membantah anggapan pemasangan pagar di sejumlah mal di Jakarta, Surabaya, dan beberapa kota lain berkaitan dengan isu antisipasi kerusuhan.

Pernyataan itu disampaikan Djamari merespons spekulasi yang berkembang di tengah maraknya pemasangan maupun peninggian pagar pembatas di sejumlah pusat perbelanjaan dalam beberapa pekan terakhir.

"Pemasangan pagar? Enggak ada itu ya (keterkaitannya). Bahkan, responsnya kepala daerah sudah diselesaikan, baik yang di Surabaya maupun yang di Jakarta," kata Djamari dalam konferensi pers bersama Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BIN di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8).

Pagar besi di area depan Mall telah dicopot pada Senin (3/8/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Menurut Djamari, pemasangan pagar merupakan kebijakan masing-masing pengelola mal untuk kepentingan keamanan kawasan mereka, bukan karena adanya ancaman gangguan keamanan.

"Jadi semuanya itu adalah kepentingan keamanan mereka sendiri," ujarnya.

Meski demikian, Djamari mengatakan sejumlah pagar yang dipasang diketahui belum mengantongi izin. Karena itu, pemerintah daerah di masing-masing wilayah telah melakukan penertiban.

"Itu pun sudah dianggap tidak memiliki izin seperti yang ada di beberapa tempat. Beberapa pemerintah daerah sudah melakukan penertiban," katanya.

Pemasangan pagar di salah satu mal di kawasan Surabaya Tengah, Jumat (31/7/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Dalam sebulan terakhir, sejumlah mal di Jakarta, Surabaya, dan kota lainnya menjadi sorotan setelah memasang atau meninggikan pagar di sisi luar area pusat perbelanjaan.

Langkah tersebut memicu beragam spekulasi di media sosial, termasuk dugaan adanya antisipasi terhadap potensi kerusuhan.

Sementara Polri juga telah membantah isu tersebut. Kepolisian menegaskan, pemasangan pagar merupakan hak pengelola kawasan dan meminta masyarakat tidak mengaitkannya dengan isu keamanan maupun termakan spekulasi yang beredar.