Menkomdigi Pererat Kerja Sama dengan BSSN, Sikat Judol hingga Penipuan Online

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menkomdigi Meutya Hafid pada Deklarasi Arah Indonesia Digital di Sopo Del Tower, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025). Foto: Amira Nada/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menkomdigi Meutya Hafid pada Deklarasi Arah Indonesia Digital di Sopo Del Tower, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025). Foto: Amira Nada/kumparan

Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa pemberantasan kejahatan di ranah digital membutuhkan kerja sama lebih kuat dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Kejahatan tersebut antara lain adalah judi online, praktik penipuan online, kejahatan terhadap anak, dan peretasan, serta kebocoran data.

"Pesan Pak Presiden termasuk yang paling awal disampaikan kepada kami terkait kejahatan-kejahatan di ranah digital. Di antaranya judi online, penipuan online, kejahatan-kejahatan terhadap anak-anak kita dan sebagainya," ucap Meutya pada Deklarasi Indonesia Arah Digital di Sopo Del Tower, Jakarta Selatan, Rabu (10/12).

“Kerja sama dengan BSSN harus lebih kita tingkatkan dengan lebih kuat lagi,” imbuh dia.

Menurutnya, unsur keterjagaan ini penting di masa digitalisasi yang kian digaungkan. Masyarakat harus paham baik buruk dari aktivitas di internet.

“Keterjagaan ini amat penting, terutama dalam melindungi data-data pribadi dari masyarakat, infrastruktur kritikal kita seperti Pusat Data Nasional kita dan data-data strategis negara yang memang nanti akan terdigitalisasi. Ini tentu perlu pengamanan yang amat baik,” ucap Meutya.

“Rasanya tidak terlalu ada manfaatnya atau bahkan lebih banyak mudaratnya kalau kita membangun, meluaskan pertumbuhan, namun tidak terjaga,” tambah dia.