Menkop Ferry Juliantono Kenang Almarhum Haerul Saleh: Sahabat yang Baik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Situasi Rumah Duka Haerul Saleh, anggota BPK RI yang meninggal karena kebakaran, Jumat (8/5/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Situasi Rumah Duka Haerul Saleh, anggota BPK RI yang meninggal karena kebakaran, Jumat (8/5/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh.

Ferry dan almarhum diketahui memiliki kedekatan emosional sebagai sahabat karib, terutama karena keduanya memiliki rekam jejak berjuang bersama sebagai sesama politikus di Partai Gerindra.

"Ya, kita ikut berduka cita terhadap meninggalnya sahabat karena kami satu partai dan saya bersahabat baik dengan almarhum. Dan Pak Haerul Saleh saya bersaksi adalah orang yang baik," ungkap Menkop Ferry saat berada di rumah duka, Jumat (8/5).

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono saat ditemui dalam rapat koordinasi KDMP di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta pada Senin (20/4/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan

Ferry turut memanjatkan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

"Semoga amal ibadahnya selama hidup bisa diberi balasan yang sebaik-baiknya oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan diampuni segala kesalahan dan kekhilafannya, dan semoga keluarga yang ditinggalkannya diberi kesabaran," sambungnya.

Saat ditanya mengenai kenangan khusus bersama almarhum, Ferry menyebut bahwa sosok Haerul Saleh adalah kawan yang luar biasa dan selalu hadir baik dalam kondisi suka maupun duka. Sifat ringan tangan almarhum menjadi hal yang paling membekas di ingatan Ferry.

Haerul Saleh. Foto: Dok. BPK

"Luar biasa. Almarhum adalah sahabat yang baik, berpikiran suka membantu, baik susah, duka gitu, beliau almarhum orang yang baiklah. Orang yang baik dan suka menolong jadi kita semua kehilangan dengan meninggalnya Pak Haerul Saleh," tuturnya.

Sebelumnya, Haerul Saleh meninggal dunia di usia 44 tahun akibat terjebak dalam peristiwa kebakaran yang melanda kediaman pribadinya di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi (8/5).

Saat peristiwa nahas tersebut terjadi, almarhum diketahui sedang mengawasi proses renovasi rumahnya.