Menkop soal Banyak Konten Parodi Petugas Kopdes Berlagak Militer: Maksudnya Baik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan pelepasan ekspor kopi Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) ke Aljazair. Foto: Dok. Kementerian Koperasi
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan pelepasan ekspor kopi Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) ke Aljazair. Foto: Dok. Kementerian Koperasi

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, merespons soal banyaknya video parodi di media sosial yang memperlihatkan petugas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berlagak seperti militer.

Video-video ini banyak dibuat warganet merespons bagaimana calon manajer Kopdes dilatih secara militer. Ferry menilai, konten-konten tersebut sebenarnya memiliki maksud yang baik.

"Ya biasa kan di era sosial media ya mereka sebenarnya maksudnya baik dan mereka, apa namanya, mengingatkan kita perlu ada yang harus dievaluasi dan masukan-masukan," kata Ferry di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/7).

Ferry mengatakan, berbagai masukan masyarakat nantinya juga akan menjadi bahan pertimbangan pelaksanaan program ini ke depan.

"Itu tentu kita akan apa jadikan sebagai pertimbangan-pertimbangan untuk melihat," ucapnya.

Ferry juga menyinggung adanya kritik soal Kopdes yang berada di daerah sulit terjangkau. Beberapa waktu terakhir, lokasi Kopdes Merah Putih memang juga disorot. Salah satunya, ada di kawasan wisata Stone Garden, Kabupaten Bandung.

Soal ini, ia mengaku akan mencari solusinya.

"Tapi kan harus dilihat juga misalkan yang bangunan, itu kan hanya berapa gitu, tapi itu karena diviral tapi, nggak... ini kita cari solusinya," tutur Ferry.