Menlu China Absen di Pertemuan Menlu ASEAN di Jakarta
ยทwaktu baca 2 menit

Menteri Luar Negeri China, Qin Gang, dikabarkan bakal absen dalam pertemuan menteri luar negeri ASEAN yang digelar mulai hari ini, Selasa (11/7) hingga Jumat (14/7) di Jakarta.
China bukanlah negara anggota blok regional tersebut, tetapi menjadi salah satu mitra dialog (dialogue partners) atau lebih dikenal sebagai ASEAN+.
Dikutip dari Reuters, ketidakhadiran Qin dalam pertemuan ASEAN Foreign Ministers Meeting diungkap tiga sumber di Kementerian Luar Negeri China yang enggan menyebutkan identitasnya.
Adapun ketidakhadiran Qin memperluas pertanyaan terkait keberadaannya yang tidak tampak di publik lebih dari dua minggu lamanya.
Diplomat itu terakhir kali tersorot kamera pada 25 Juni setelah bertemu dengan para pejabat dari Sri Lanka, Vietnam, dan Rusia di Ibu Kota Beijing.
Hingga berita ini dirilis, Kementerian Luar Negeri China belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait keberadaan Qin.
Lebih lanjut, ketiga sumber tersebut kemudian mengatakan sosok yang akan menggantikan Qin di pertemuan ASEAN nanti adalah eks menteri luar negeri sekaligus diplomat senior China, Wang Yi.
Belum diketahui pula kapan Kepala Kebijakan Luar Negeri Partai Komunis China itu akan tiba di Jakarta.
Secara terpisah, sebuah artikel di situs berita politik Amerika Serikat memberikan spekulasi bahwa ketidakmunculan Qin disebabkan oleh masalah kesehatan.
Menanggapi pertanyaan itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengaku tidak tahu-menahu. "Saya belum mendengar tentang laporan tersebut," kata Wang.
Pertanyaan mengenai keberadaan Qin semakin muncul ke permukaan lantaran dia juga absen dalam pertemuannya dengan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borell, pada pekan lalu di Beijing.
"Pertemuan tersebut ditunda setelah Cina memberi tahu Uni Eropa bahwa tanggal tersebut tidak memungkinkan lagi," kata juru bicara Uni Eropa.
Menurut seorang sumber yang mengetahui isu ini, Uni Eropa diberi tahu mengenai penundaan pertemuan dengan Qin hanya dua hari sebelum kedatangan Borrell ke Beijing pada Rabu (5/7).
Adapun para menteri luar negeri ASEAN dan China dijadwalkan bertemu pada Kamis (13/7), sebelum pelaksanaan KTT Asia Timur dan Forum Regional ASEAN keesokan harinya.
