Menlu Iran: Khamenei Masih Hidup, AS Tak Mungkin Ganti Rezim

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menlu Iran Abbas Araghchi Foto: X/@araghchi
zoom-in-whitePerbesar
Menlu Iran Abbas Araghchi Foto: X/@araghchi

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi memastikan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei masih hidup. Dalam wawancara dengan NBC News, Araghchi mengatakan Khamenei baik-baik saja “sejauh yang saya tahu”.

Dalam wawancara itu, Araghchi juga menanggapi pesan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal perubahan rezim di Iran. Ia menyebut gagasan tersebut sebagai “mission impossible”, demikian seperti dikutip AlJazeera.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menghadiri upacara untuk memperingati Ashura, di Teheran, Iran, Sabtu (5/7/2025). Foto: WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

Araghchi menegaskan saat ini tidak ada komunikasi antara Teheran dan Washington.

“Jika mereka ingin berbicara, mereka tahu bagaimana cara menghubungi Iran,” ujarnya.

Namun ia menekankan, serangan harus dihentikan terlebih dahulu sebelum ada kemungkinan dialog.

Ia juga mengakui satu atau dua komandan militer tewas dalam serangan, tetapi sebagian besar pejabat Iran masih hidup.

Menteri Pertahanan Iran, Aziz Nasirzadeh, dilaporkan tewas dalam serangan AS-Israel pada Sabtu (28/2) Foto: Pedro Pardo/AFP

Sebelumnya, Reuters melaporkan dua pejabat tinggi Iran tewas dalam serangan AS-Israel pada Sabtu (28/2). Mereka adalah Menteri Pertahanan Iran, Aziz Nasirzadeh dan Komandan Garda Revolusi, Mohammed Pakpour.

Terkait isu nuklir, Araghchi menegaskan masih ada peluang mencapai kesepakatan yang dapat menjamin program nuklir Iran bersifat damai.

Ia menambahkan, Iran tidak memiliki kemampuan untuk menyerang AS dan tidak akan membangun rudal dengan kemampuan tersebut.