Menlu Iran Temui Pangeran MbS, Ajak Berkunjung ke Teheran

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian di Jeddah, Arab Saudi.  Foto: WANA/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian di Jeddah, Arab Saudi. Foto: WANA/via REUTERS

Arab Saudi dilaporkan telah menerima undangan untuk mengunjungi Ibu Kota Iran, Teheran, dalam rangka mempertahankan normalisasi hubungan antara dua negara yang sempat berseteru ini.

Adapun perdamaian antara Riyadh dan Teheran ditengahi oleh China pada Maret 2023 lalu di Ibu Kota Beijing.

Dikutip dari Reuters, perihal undangan lawatan itu dibahas dalam pertemuan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian di Jeddah, pada Kamis (17/8) pekan ini.

Pertemuan antara MbS dan Amirabdollahian menandai pertemuan tingkat tinggi pertama yang pernah dilakukan sejak Iran dan Arab Saudi berdamai.

Dalam sebuah unggahan di platform X, Amirabdollahian mengatakan, pertemuan dengan MbS berlangsung selama 90 menit. "Pagi ini, kami mengadakan pertemuan selama 90 menit dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Emir Mohammad Bin Salman, di Jeddah," ujarnya.

Dia mengatakan, pertemuan itu menghadirkan negosiasi yang jujur, transparan, menguntungkan, dan saling bermanfaat berdasarkan kebijakan bertetangga.

Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian di Jeddah, Arab Saudi. Foto: WANA/via REUTERS

Amirabdollahian pun menekankan perlunya hubungan bilateral yang berkelanjutan di seluruh bidang di bawah kepemimpinan masing-masing kepala negara saat ini.

"Dengan kehendak kedua kepala negara, hubungan bilateral yang stabil ditekankan di semua bidang. Kami sepakat tentang keamanan dan pembangunan untuk semua di kawasan ini," sambung dia.

Usai pertemuan MbS dan Amirabdollahian, media lokal Iran Tasnim melaporkan bahwa pemimpin de facto Arab Saudi ttu telah menerima undangannya untuk mengunjungi Teheran.

Pertemuan tersebut pun digelar sehari, setelah Amirabdollahian bertemu dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan. Kedua diplomat menyepakati, hubungan antara kedua negara saat ini berada di jalur yang benar.

MbS, pada gilirannya, telah mendorong perubahan dalam kebijakan luar negeri Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir di tengah masalah dalam hubungan historisnya yang dekat dengan Amerika Serikat.

Dikatakan bahwa Arab Saudi telah kehilangan kepercayaan pada komitmen AS untuk mengatasi masalah keamanan regional. Sehingga, Riyadh ingin meningkatkan hubungan dengan China — yang telah mempertahankan hubungan baik dengan Iran.