Menlu Retno: Diplomat Indonesia Siap Pertahankan Kedaulatan NKRI

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri terus berupaya menjaga kedaulatan NKRI. Salah satunya dengan menjaga batas-batas negara Indonesia dengan negara tetangga.
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno L. Marsudi, yakin bahwa diplomat Indonesia siap mempertahankan kedaulatan NKRI.
"Bagi diplomat Indonesia, tidak ada kata mundur sedikit pun saat berbicara mengenai kedaulatan. Saya ulangi, tidak ada kata mundur seinci pun saat kita berbicara masalah kedaulatan NKRI," Retno menegaskan.
Salah satu hasil diplomasi yang ia maksud adalah ratifikasi perjanjian Garis Batas Laut Wilayah RI-Singapura pada 15 Desember 2016. "Rencananya dokumen ratifikasi akan dipertukarkan di Singapura pada Januari 2017," kata Retno dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri yang diterima kumparan, Selasa (10/1).
Selain itu capaian penting lainnya adalah disepakatinya draft MOU Survey and Demarcation ke-20 antara Indonesia dan Malaysia mengenai batas darat Kalimantan Utara dan Sabah. Ditambah lagi dengan penyelesaian tahap akhir dua unresolved segment batas darat Indonesia-Timor Leste.
Bagi diplomat Indonesia, tidak ada kata mundur sedikit pun saat berbicara mengenai kedaulatan
Atas semua capaian tersebut, Indonesia menyampaikan terima kasih atas konsistensi dukungan negara-negara sahabat terhadap integritas wilayah NKRI.
