Politik
·
26 Agustus 2018 16:35

Menlu Retno: Terima Kasih Julie Bishop atas Kolaborasinya Selama Ini

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Menlu Retno: Terima Kasih Julie Bishop atas Kolaborasinya Selama Ini (150087)
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop (Foto: Antara Foto/Nyoman Budhiana)
Secara mengejutkan Julie Bishop mengundurkan diri dari jabatan Menteri Luar Negeri Australia di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Scott Morrison. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi pun sudah mendengar kabar tersebut. Retno kemudian langsung melakukan komunikasi dengan Bishop.
ADVERTISEMENT
"Sudah komunikasi (dengan Bishop) dan saya katakan terima kasih untuk kolaborasi dan kooperatifnya yang sangat baik selama ini," kata Retno LP Marsudi kepada kumparan, Minggu (26/8).
Keputusan Bishop mundur dari jabatan Menteri Luar Negeri terjadi dua hari setelah Malcolm Turnbull digulingkan dari posisi pemimpin Partai Liberal yang otomatis tak lagi menjabat sebagai perdana menteri. Bishop mengumumkan dia tidak akan duduk lagi di jabatan eksekutif.
Menlu Retno: Terima Kasih Julie Bishop atas Kolaborasinya Selama Ini (150088)
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop (Foto: Antara Foto/Nyoman Budhiana)
Selain itu Bishop belum memutuskan apakah akan mengikuti pemilihan berikutnya yang dijadwalkan pada Mei 2019. Terpilihnya Morrison sedikit mengejutkan publik dalam negeri dan internasional. Sebab, yang digadang-gadang menggantikan posisi Turnbull adalah eks Menteri Dalam Negeri Peter Dutton.
Partai Liberal saat ini merupakan penguasa pemerintahan Australia. Dalam konstitusi Australia, individu yang menjadi pemimpin partai berkuasa otomatis menjadi PM negara tersebut.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia menyampaikan selamat atas terpilihnya Scott Morrison menjadi Perdana Menteri Australia yang baru. Melalui Kementerian Luar Negeri, Indonesia berharap di bawah kepemimpinan Morrison kerja sama antar kedua negara semakin erat terjalin.
"Sebagai negara tetangga yang dekat, Indonesia percaya Perdana Menteri Scott Morrison, memiliki komitmen yang tinggi untuk terus memajukan hubungan bilateral yang saling menguntungkan, bagi Indonesia dan Australia," sebut keterangan resmi Kemlu, Kamis (24/8).