Menlu Sugiono: Indonesia Teguh Mendukung Qatar dan untuk Perdamaian Timur Tengah
·waktu baca 2 menit

Menlu Sugiono menyampaikan dukungan terhadap Qatar usai ibu kotanya diserang Israel beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan Sugiono saat menghadiri KTT Darurat Arab-Islam OKI di Qatar.
Sugiono mengatakan, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Qatar beberapa waktu lalu menjadi pesan tegas dukungan Indonesia terhadap Qatar.
"Kunjungan beliau merupakan pesan jelas terhadap dukungan teguh Indonesia terhadap Qatar, menyusul serangan mengerikan dan pengecut Israel di Doha, dan menegaskan kembali komitmen abadi Indonesia untuk perdamaian di Timur Tengah," kata Sugiono, dikutip dari situs Kemlu, Selasa (16/9).
Sugiono mengapresiasi ketangguhan Qatar dan bergabung dengan rakyat Qatar untuk menyampaikan belasungkawa kepada mereka yang tewas dalam serangan, serta mendoakan kesembuhan bagi mereka yang terluka dalam serangan itu.
"Indonesia mengutuk agresi Israel terhadap Qatar. Agresi ini merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional, Piagam PBB, dan prinsip-prinsip yang mendasari berdirinya OKI. Ini bukan hanya serangan terhadap kedaulatan Qatar, tapi juga ancaman serius bagi perdamaian regional dan global, serta upaya apa pun untuk menegosiasikan perdamaian itu sendiri," lanjutnya.
Sugiono menyatakan apa yang terjadi di Doha adalah tragedi dari impunitas selama puluhan tahun.
"Dan mari kita perjelas: masalah Palestina bukan hanya tentang Palestina. Ini tentang keberlangsungan hidup bangsa kita, martabat rakyat kita, dan kesucian hukum internasional," ujarnya.
Lebih lanjut, Sugiono berharap KTT ini harus menghasilkan satu tanggapan kolektif yang jelas, berprinsip, dan bersatu.
"Indonesia yakin bahwa KTT itu tidak hanya mengeluarkan kecaman kolektif terhadap Israel, tapi juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk memenuhi mandatnya dengan mengambil langkah-langkah tegas dan mendesak untuk memastikan akuntabilitas dan mencegah kejadian serupa terulang lagi," pungkasnya.
