Menlu Sugiono Pamer Program Makan Bergizi Gratis di Sela KTT BRICS
·waktu baca 2 menit

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memanfaatkan pertemuan bilateral dengan Presiden New Development Bank (NDB), Dilma Rousseff, di sela-sela KTT BRICS Plus di Kazan, Rusia, untuk memamerkan sejumlah program strategis nasional Indonesia.
Menlu yang baru dilantik Presiden Prabowo dua hari lalu itu tiba di Kazan pada Selasa (22/10) malam. Ia diutus untuk menghadiri konferensi BRICS sebagai agenda internasional pertamanya.
Salah satu program unggulan yang dipaparkannya adalah inisiatif makan siang bergizi gratis bagi pelajar, yang bertujuan untuk meningkatkan gizi dan kesejahteraan anak-anak sekolah.
Dalam pertemuan yang berlangsung di tengah konferensi internasional, Rabu (23/10), Sugiono juga menyoroti upaya pemerintah Indonesia dalam pembangunan rumah rakyat, peningkatan sanitasi sekolah, hingga transisi energi berbasis biofuel.
Program-program ini, menurutnya, selaras dengan mandat NDB yang bertujuan mengatasi ketimpangan sosial dan ekonomi di negara-negara berkembang.
Kemlu RI menyatakan bahwa Presiden NDB itu menyambut baik presentasi Menlu Sugiono.
Ia mencatat, program makan bergizi dan pembangunan perumahan di Indonesia memiliki kesamaan dengan inisiatif di negara-negara BRICS, seperti Brasil.
Rousseff juga menegaskan bahwa NDB siap mendukung program-program tersebut melalui pendanaan proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan.
NDB didirikan pada Juli 2014 oleh negara-negara anggota BRICS untuk mendanai proyek pembangunan di negara berkembang.
Indonesia telah diundang untuk bergabung dengan NDB sejak 2022, dan saat ini statusnya masih dalam tahap pengkajian lebih lanjut.
