Menlu Sugiono Pantau Tiap Jam Nasib 2 WNI yang Diculik Bajak Laut di Gabon

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (PPTM) 2026 di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (PPTM) 2026 di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan pemerintah terus memantau perkembangan kasus pembajakan kapal penangkap ikan IB FISH 7 (Liang Peng Yu 828) di perairan Ekwata, Gabon, yang terjadi pada Minggu (11/1).

Insiden itu melibatkan empat Warga Negara Indonesia (WNI) sebagai korban penculikan oleh pelaku pembajakan.

Sugiono menyebut, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kedutaan Besar China di Gabon untuk mendapatkan informasi terbaru terkait nasib para korban. Dua korban yang diculik diketahui dalam kondisi aman di dalam kapal.

“Ya, ini kita lagi satu, memantau terus perkembangannya. Dan saya juga mencoba untuk berkoordinasi dengan Kedutaan Tiongkok (China),” kata Sugiono di Kantor Kemlu, Rabu (14/1).

Lokasi Gabon dan Teluk Guinea lokasi bajak laut. Foto: Google Maps

Sugiono mengatakan hingga saat ini pemerintah belum memperoleh kepastian mengenai kondisi dua WNI yang masih belum diketahui keberadaannya.

“Terus terang sejauh ini juga kita belum tahu nasib yang dua. Tapi kita akan coba cari jalur untuk bisa cari tahu kondisinya seperti apa,” katanya.

Sugiono menyebut, KBRI Yaounde di Kamerun juga selalu memantau situasi tersebut. Ia juga mengaku selalu menunggu laporannya setiap jam.

“Dan saya kira perwakilan kita di Yaounde juga sudah terus memonitor situasinya. Saya nunggu laporannya ya setiap jam lah, setiap ada update,” ungkap Sugiono.

Namun, saat ditanya mengenai asal daerah para WNI yang menjadi korban penculikan, Sugiono mengaku belum mendapatkan informasi tersebut.

Sebelumnya, Kemlu telah mengkonfirmasi kejadian tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengatakan dari total 12 awak kapal, sembilan orang diculik oleh pelaku pembajakan.

“Dari sembilan awak kapal yang diculik, empat di antaranya merupakan WNI,” ujar Heni dalam keterangan tertulis Kemlu.

Sementara itu, tiga awak kapal lainnya, termasuk dua WNI dan satu WN China, dilaporkan dalam kondisi aman dan masih berada di kapal IB FISH 7. Ketiganya kini berada dalam pengawalan Angkatan Laut (AL) Gabon dan tengah dibawa menuju Libreville, ibu kota Gabon.

Pemerintah Gabon saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku pembajakan melalui unsur Angkatan Lautnya.