Menlu Sugiono Sebut Beras India akan Dukung Ketahanan Pangan Indonesia

24 Oktober 2024 14:52 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
 Menteri Luar Negeri RI Sugiono telah melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi BRICS Plus di Kazan, Rusia (23/10/2024).  Foto: Dok. Kemlu RI
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Luar Negeri RI Sugiono telah melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi BRICS Plus di Kazan, Rusia (23/10/2024). Foto: Dok. Kemlu RI
ADVERTISEMENT
Kerja sama pangan jadi pembahasan Menlu Sugiono dan Menlu India S. Jaishankar, pada Rabu (23/10), waktu setempat. Mereka bertemu di sela KTT BRICS Plus di Kazan, Rusia.
ADVERTISEMENT
KTT BRICS Plus merupakan agenda pertama Sugiono seusai dilantik menjadi Menlu RI di Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo.
Saat bertemu S. Jaishankar, Sugiono menyampaikan bahwa India merupakan mitra penting bagi ketahanan pangan Indonesia.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono telah melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi BRICS Plus di Kazan, Rusia (23/10/2024). Foto: Dok. Kemlu RI
"Menlu RI menyambut baik keputusan India yang telah mencabut larangan ekspor beras putih non-basmati. Keputusan ini telah membuka peluang peningkatan perdagangan bilateral untuk komoditas beras yang akan mendukung ketahanan pangan Indonesia," ucap keterangan Kemlu RI dalam situs resminya.
Selain pangan, Sugiono menyampaikan kembali komitmen Indonesia memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif RI-India. Ia lalu mendorong kolaborasi Indonesia – India di berbagai forum multilateral.
Kedua Menlu juga bertukar pandangan dan menjajaki berbagai kerja sama bilateral termasuk program makan siang bergizi, perumahan, farmasi, industri kreatif, pertahanan dan pendidikan.
ADVERTISEMENT
"Dalam kesempatan ini, Menlu RI mengundang Menlu India untuk menghadiri pertemuan Joint Commission Meeting Indonesia-India yang ke-8 yang akan diselenggarakan di Jakarta. Sejumlah prioritas kerja sama yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain di sektor ekonomi, industri pertahanan, pendidikan, serta penelitian dan pengembangan," jelas Kemlu RI.