Menolak Lupa Tragedi Mei 98

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Mural menolak lupa Tragedi Mei 98 (Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
zoom-in-whitePerbesar
Mural menolak lupa Tragedi Mei 98 (Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Mural bertema 19 tahun reformasi terlihat di depan Universitas Trisakti Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat, Jumat (12/5).

Mural yang dibuat untuk memperingati 19 tahun reformasi itu juga untuk mengingatkan kepada pemerintah dalam penuntasan peristiwa pelanggaran HAM berat dan sebuah gerakan melawan lupa pada peristiwa Mei 1998.

Mural menolak lupa Tragedi Mei 98 (Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
zoom-in-whitePerbesar
Mural menolak lupa Tragedi Mei 98 (Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Sementara itu, ratusan pengajar dan mahasiswa Universitas Trisakti yang berada di Grogol, memperingati Tragedi Mei 98 di kampusnya dengan mengadakan napak tilas dan tabur bunga. (Baca: Tabur Bunga Peringati Tragedi Mei '98)

Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie, adalah mahasiswa Trisakti yang gugur pada saat aksi damai memperjuangkan reformasi di halaman kampus tersebut pada Mei 1998, beberapa hari sebelum Soeharto lengser. (Baca: Mengenang Tragedi Mei 1998)

Baca juga:

Mobil Dosen ITB Ditemukan dengan Kunci Kontak Tergantung

Foto: Kondisi Terkini Hewan Raksasa di Laut Maluku