MenPANRB Mulai Susun Struktur Organisasi-Pegawai Kementerian Haji dan Umrah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
MenPANRB, Rini Widyantini menyampaikan sambutan saat lokakarya Pencegahan Konflik Kepentingan di Sektor Publik Tahun 2025 oleh KemenPANRB dan KPK di Jakarta, Selasa (3/6/2025). Foto: Dok. KPK
zoom-in-whitePerbesar
MenPANRB, Rini Widyantini menyampaikan sambutan saat lokakarya Pencegahan Konflik Kepentingan di Sektor Publik Tahun 2025 oleh KemenPANRB dan KPK di Jakarta, Selasa (3/6/2025). Foto: Dok. KPK

Menteri PANRB Rini Widyantini diminta tanggapan terkait penyusunan organisasi dan tata kerja di Kementerian Haji dan Umrah.

Pegawai kementerian ini nantinya akan mengambil dari Ditjen PHU Kementerian Agama.

Rini mengatakan, organisasi hingga pegawai Kementerian Haji dan Umrah masih terus disusun.

“Oh iya kan Keppres kelembagaannya kan tentunya sedang kita siapkan. Karena yang keluar kan Keputusan Menteri-nya, setelah itu kita siapkan Keppres mengenai organisasinya. Ini sedang dibahas, sekarang juga sedang dibahas,” ujar Rini saat ditemui di Kantor Kemenkes, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (9/9).

Rini menambahkan, KemenPANRB menargetkan aturan kelembagaan dalam bentuk Perpres (Peraturan Presiden) bisa segera terbit. Tujuannya demi memberikan kepastian bagi pegawai Kementerian Haji dan Umrah.

“Ya harus sesegera mungkin Perpresnya, sekitar saya kurang tahu ya. Tapi targetnya sih secepat mungkin ya, secepat mungkin,” katanya.

“Sekarang saya sudah siapkan organisasinya, tentunya. Termasuk juga persiapan bagaimana nanti pembagian pegawainya dengan Kementerian Agama,” jelasnya.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf dan Wamen Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak saat dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik menteri dan wakil menteri haji dan umrah di Istana Negara, Senin )8/9).

Mochamad Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan menjadi Menteri Haji dan Umrah. Sedangkan Dahnil Anzar Simanjuntak menjadi Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Gus Irfan mengatakan, penunjukan dirinya sebagai Menteri Haji dan Umrah merupakan amanah yang berat karena ia telah mengetahui berbagai permasalahan pelaksanaan ibadah haji baik di Indonesia maupun di Arab.

"Saya katakan berat, karena 10 bulan terakhir, saya tahu persis bagaimana medan haji baik di Indonesia maupun di Saudi. Karena itu tadi saya sangat bergembira bahwa Presiden menyampaikan, lakukan apa yang perlu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik pada jemaah haji kita," ucapnya.