Menpora: Presiden Prabowo Ingin Olahragawan Disabilitas Diperhatikan

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto meminta agar atlet-atlet disabilitas di Indonesia mendapat perhatian khusus. Hal itu disampaikan Erick usai menghadap Presiden Prabowo Subianto di kediamannya Hambalang, Jawa Barat.
“Yang pasti Bapak Presiden sangat peduli dengan olahraga disabilitas,” kata Erick pada wartawan, Jumat (19/6).
Erick menyebut, jumlah masyarakat disabilitas di Indonesia mencapai sekitar 23,9 juta hingga 25,9 juta orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 11 persen di antaranya gemar berolahraga.
“Makanya, salah satu program yang memang kita terus dorong, bagaimana masyarakat disabilitas di Indonesia ini kan totalnya hampir 23,9 juta atau 25,9 juta yang gemar berolahraga, itu hampir 11%,” ujarnya.
“Artinya dengan itu, Bapak Presiden ingin mendorong para olahragawan disabilitas ini benar-benar diperhatikan,” sambungnya.
Erick menjelaskan, salah satu program yang terus didorong pemerintah adalah sertifikasi kepelatihan bagi atlet disabilitas. Dengan sertifikasi tersebut, mereka nantinya bisa berperan sebagai pelatih.
Lebih lanjut, Erick mengatakan Prabowo berencana mengunjungi Karanganyar untuk melihat langsung National Paralympic Committee (NPC) yang hingga kini belum diresmikan.
“Bapak Presiden juga ingin melihat para olahragawan disabilitas dan bahkan akan datang ke Karanganyar melihat juga NPC yang selama ini belum diresmikan,” ucapnya.
Menurut Erick, perhatian terhadap atlet disabilitas merupakan bagian penting untuk memastikan seluruh warga Indonesia memperoleh kesempatan yang sama.
“Karena ini menjadi bagian penting bahwa kita harus memberikan semua warga Indonesia kesempatan yang sama. Itu yang Bapak Presiden sampaikan,” tandasnya.
