Mensesneg: Prabowo Susun Komite Reformasi Kepolisian, Insyallah Minggu Ini

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto saat melantik menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto saat melantik menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Mensesneg Prasetyo Hadi diminta tanggapan soal Presiden Prabowo Subianto yang akan membentuk tim reformasi kepolisian. Prasetyo menuturkan, memang benar Prabowo akan membentuk tim komite reformasi kepolisian dalam waktu dekat.

Prasetyo menjelaskan alasan Prabowo membentuk komite ini. Tujuannya, dalam rangka memperbaiki kepolisian RI agar lebih baik.

"Keinginan beliau adalah tentunya kan kita semua sangat mencintai institusi kepolisian, tetapi tentunya ada beberapa hal yang mungkin perlu dilakukan perbaikan, evaluasi, dan itu biasa untuk seluruh institusi," kata Prasetyo di Istana Negara, Rabu (17/9).

"Nah keinginan beliau adalah membuat komite reformasi kepolisian ditunggu, sedang disusun," tambah dia.

Komjen (Purn) Ahmad Dofiri dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan Reformasi Kepolisian di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Istana ditanya soal Ahmad Dofiri yang kini menjabat Penasihat Khusus Kamtibmas dan Reformasi Polri. Prasetyo bilang, tugas Dofiri tidak ada kaitannya dengan reformasi Polri.

"Ya beda dong, kalau sebagai penasihat khusus itu kan secara pribadi sebagai penasihat khususnya Bapak Presiden," kata Prasetyo.

Prasetyo menuturkan, ditargetkan Komite Reformasi Polri rampung pekan ini. Dasar pembentukannya menggunakan Keputusan Presiden.

"Tunggu, Insyaallah dalam minggu ini sedang disusun, sedang disusun," ucap Prasetyo.

"Belum, belum ada yang ditunjuk sebagai ketua. Minta doanya," tambah dia.

kumparan post embed