Mensesneg: Prabowo Tak Bertemu Oposisi, tapi Tokoh yang Peduli Bangsa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers usai mengikuti ratas di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (12/10/2025). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers usai mengikuti ratas di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (12/10/2025). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden

Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh. Prasetyo menilai, para tokoh ini bukanlah oposisi.

"Bukan, enggak, bukan, bukan tokoh oposisi. Tapi beliau bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidangnya masing-masing," kata Prasetyo jelang Rakor Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Jabar, Senin (2/2).

"Nah, inilah cara Bapak Presiden selama ini juga berkomunikasi, ada yang terbuka, ada yang tertutup, dalam rangka berdiskusi, menerima masukan, sekaligus memberikan penjelasan juga terhadap program-program yang sedang dijalankan oleh pemerintah dan oleh Bapak Presiden yang semua berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara, kepada kepentingan masyarakat," jelas dia.

kumparan post embed

Prasetyo mengatakan tokoh yang bertemu dengan Prabowo saat itu, yakni Siti Zuhro, Susno Duadji hingga Abraham Samad. Mereka punya keahlian dan bidang masing-masing.

"Ada beberapa yang nanti juga akan terus apa namanya, kita lanjutkan dengan tokoh-tokoh yang lain. Kita semua harus duduk bersama gitu," tutur dia.

Namun, Prasetyo belum membicarakan hal spesifik dengan para tokoh, termasuk perubahan terhadap undang-undang, seperti RUU KPK.

"Enggak, kemarin tidak, tidak membicarakan itu. Tapi lebih kepada bagaimana kita, beliau mendapatkan penjelasan-penjelasan karena bagaimanapun beliau punya pengalaman dalam hal pemberantasan korupsi. Jadi, beliau ingin mendapatkan penjelasan dan bagaimana ini sekali lagi korupsi adalah pekerjaan rumah bagi kita semuanya," jelas dia.