Mensesneg soal Wacana Dwi Kewarganegaraan: Tentunya Akan Sangat Selektif

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan wacana pemberian dwi kewarganegaraan bagi talenta tertentu yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto masih sebatas gagasan yang perlu dikaji bersama.

Prasetyo mengatakan pemerintah belum menentukan skema maupun mekanisme penerapan kebijakan tersebut.

"Baru disampaikan sebagai sebuah pemikiran yang kemudian minta untuk mari kita kaji bersama-sama. Belum sampai kepada skemanya seperti apa," kata Prasetyo kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8).

Meski demikian, Prasetyo memastikan jika gagasan tersebut nantinya disepakati untuk diterapkan, pemberian dwi kewarganegaraan tidak akan berlaku secara umum.

"Yang pasti adalah pemikiran itu tentunya manakala pun nanti misalnya kita setujui bersama-sama tentunya sangat-sangat selektif," ujarnya.

Menurut Prasetyo, kebijakan tersebut tidak akan diberikan secara mudah kepada seluruh pihak yang mengajukan.

"Bukan kemudian sebuah kebijakan itu berlaku kemudian untuk bisa semuanya, atau bisa dengan mudahnya, itu tidak seperti itu," kata dia.