Mensos Risma Luncurkan Aplikasi Untuk Cek Bansos, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mensos Tri Rismaharini memberikan sosialisasi mekanisme baru pengusulan bantuan sosial, Rabu (8/5/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mensos Tri Rismaharini memberikan sosialisasi mekanisme baru pengusulan bantuan sosial, Rabu (8/5/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan

Menteri Sosial Tri Rismaharini meluncurkan aplikasi baru untuk mempermudah pembaruan data penerima bansos di seluruh Indonesia untuk cek Bansos. Aplikasi ini diberi nama SIKS NG.

Lewat aplikasi ini Kemensos akan lebih mudah memantau perubahan data penerima bansos di setiap daerah dengan dibantu oleh perangkat desa.

“Supaya tidak ada lagi tuduhan, ini kok tiba-tiba ada data (penerima Bansos), kok tiba-tiba ada (data) begitu?” kata Risma saat memberikan sosialisasi aplikasi untuk cek Bansos ini di Kementerian Sosial, Rabu (8/5).

Mensos Tri Rismaharini memberikan sosialisasi mekanisme baru pengusulan bantuan sosial, Rabu (8/5/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan

Dengan aplikasi ini, perangkat desa yang bertanggung jawab dalam memperbarui data warga penerima bansos akan memberikan update terkini lewat aplikasi ini secara digital.

Selain itu, Kemensos juga bisa melacak siapa yang memberikan rekomendasi pemberian bansos untuk menghindari alokasi bansos yang tidak tepat sasaran.

“Jadi sekali lagi, ini semua akan tahu nama si A di bansos ini usulan siapa, maka bisa diusulkan ini tidak layak. Bisa usulkan ini layak jadi kira-kira seperti itu,” jelas Risma.

Mensos Tri Rismaharini memberikan sosialisasi mekanisme baru pengusulan bantuan sosial, Rabu (8/5/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan

Namun, update data ini tidak dilakukan secara asal. Risma memberikan tanggung jawab kepada setiap kepala daerah untuk menyelenggarakan musyawarah desa setiap bulannya untuk menerima usulan dan masukan terkait daftar penerima bansos.

Setiap kegiatan desa terkait alokasi bansos ini pun harus diunggah di aplikasi agar transparan dan menghindari praktik curang.

Warga penerima manfaat memperlihatkan kartu keluarga sejahtera dan uang bantuan sosial (bansos) program sembako tahun 2022 dari Kementerian Sosial (Kemensos) di Banda Aceh, Aceh, Minggu (20/2/2022). Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO

“Karena kadang usulannya bahwa yang diusulkan orang-orang terdekatnya, bahkan pejabat yang bertanggung jawab mengusulkan dirinya sendiri,” tutur Risma.

Secara bertahap, Kemensos akan melakukan training kepada perangkat daerah untuk menggunakan aplikasi ini. Adapun aplikasi Cek Bansos ini akan mulai efektif digunakan mulai bulan depan, Juni 2024.