Mensos Siapkan Rp 600 M Buat Korban Bencana Sumatera, Disalurkan Akhir Januari

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembangunan huntara untuk korban bencana di Aceh dan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Foto: Birkom Kementerian PU
zoom-in-whitePerbesar
Pembangunan huntara untuk korban bencana di Aceh dan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Foto: Birkom Kementerian PU

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 600 miliar sebagai tahap awal bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak bencana di tiga provinsi di Sumatera. Bantuan ini ditargetkan mulai disalurkan pada akhir Januari 2025 secara bertahap.

Kepastian tersebut disampaikan Mensos usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Koperasi pada Jumat (23/1). Gus Ipul menjelaskan dana tersebut bersifat on call untuk memulihkan kondisi masyarakat pascabencana.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat memberikan arahan dalam rapat bersama ketua tim (Katim) Pendamping PKH tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota secara daring di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Foto: Kemensos RI

Gus Ipul merinci ada tiga jenis bantuan utama yang akan disalurkan dari dana Rp 600 miliar tersebut:

  1. Bantuan Isian Rumah: Rp 3 juta per keluarga untuk membeli alat dapur atau perabotan.

  2. Bantuan Pemulihan Ekonomi: Rp 5 juta per keluarga yang diberikan sekali salur.

  3. Jaminan Hidup (Jadup): Rp 450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan.

"Nah dana yang sudah disiapkan, on call, itu sebesar Rp 600 miliar tahap pertama ini untuk tiga bantuan tadi. Cukup jelas ya," ujar Gus Ipul kepada wartawan.

Selain bantuan untuk rumah tangga, Kemensos juga terus menyalurkan santunan bagi korban jiwa.

"Yang sedang kami lakukan sekarang adalah kita menyalurkan santunan untuk ahli waris bagi korban meninggal dan juga yang luka-luka berat. Yang meninggal Rp 15 juta, yang luka-luka berat Rp 5 juta," tambahnya.

Sedangkan yang sedang disiapkan oleh Kementerian Sosial adalah bantuan untuk isian rumah sebesar Rp 3 juta per keluarga.

“Kemudian yang kita sedang bersiap sekarang sedang konsolidasi data dengan bupati, wali kota, dan Kementerian Dalam Negeri adalah menyalurkan bantuan untuk isian rumah. Isian rumah bagi keluarga yang terdampak, Rp 3 juta per keluarga untuk isian rumah; membeli alat-alat dapur atau perabotan rumah tangga,” ujarnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau dapur umum Kementerian Sosial sekaligus menyerahkan santunan kepada 31 ahli waris korban meninggal bencana banjir dan longsor di kantor Dinas Sosial P3A, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (16/12/2025). Foto: Dok. Kemensos

Saat ini, Kemensos tengah melakukan konsolidasi data bersama BNPB, pemerintah daerah, hingga Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar bantuan tepat sasaran.

Proses verifikasi dilakukan berlapis, mulai dari penetapan oleh Bupati/Wali Kota yang disetujui oleh Kajari, Kapolres, dan Dandim, sebelum akhirnya diparaf oleh Mendagri setelah dicocokkan dengan data Dukcapil.

"Kita harapkan kita bisa menyalurkan kalau datanya sudah siap dan tentu secara bertahap itu adalah di akhir bulan Januari ini," jelas Gus Ipul.