Mensos soal Gempa Palu: Tim Sudah di Lapangan, Bangun Tenda Darurat-Logistik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rapat kerja Komisi VIII DPR dengan Menag Nasaruddin Umar, Mensos Saifullah Yusuf, MenPPPA Arifah Fauzi, Menhaj Irfan Yusuf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Rapat kerja Komisi VIII DPR dengan Menag Nasaruddin Umar, Mensos Saifullah Yusuf, MenPPPA Arifah Fauzi, Menhaj Irfan Yusuf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebut pihaknya telah menyiapkan tenda darurat dan dukungan logistik bagi korban gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah.

Gus Ipul mengatakan, tim dari Kemensos telah berada di lokasi terdampak gempa.

“Ya tentu tim sudah di lapangan, kami di bawah koordinasi BNPB. Jadi nanti Kementerian Sosial akan membantu logistik yang diperlukan dan yang ada di dalam stoknya Kementerian Sosial,” ujar Gus Ipul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6).

Kondisi rumah yang rusak terdampak gempa di Kabupaten Sigi, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Foto: Polres Sigi
Sejumlah pasien dan keluarga dievakuasi di halaman RS Samaritan di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Foto: Salman/ANTARA FOTO

Ia menjelaskan, Kemensos juga mendirikan tenda-tenda darurat serta menyiapkan dukungan logistik untuk dapur umum sebagai bagian dari penanganan masa kedaruratan bencana.

“Kita juga membuat tenda-tenda seperti biasa pada saat bencana terjadi, pada masa-masa kedaruratan, kita juga ada dukungan logistik untuk membuat dapur umum ya, dan sambil tentu kita akan memberikan bantuan-bantuan lain yang diperlukan bekerja sama dengan TNI, Polri, dan Pemda setempat,” ungkapnya.

Gus Ipul menambahkan, hingga saat ini Tagana dan unsur pilar sosial Kemensos masih berada di lapangan bersama pemerintah daerah untuk melakukan pendataan sekaligus penyaluran bantuan awal bagi warga terdampak.

“Sampai sekarang Tagana dan pilar-pilar sosial Kementerian Sosial berada di lapangan bersama dengan Pemda untuk melakukan pendataan, memberikan bantuan dan dukungan yang diperlukan pada masa-masa kedaruratan ini,” pungkasnya.

video from internal kumparan

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, serta sejumlah daerah di sekitarnya pada Selasa (16/6) pukul 10.27 WIB.

Gempa terjadi di darat, tepatnya 42 kilometer arah tenggara Palu. Pusat gempa ada pada kedalaman 10 km.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tak berpotensi tsunami. Namun, gempa menyebabkan sejumlah kerusakan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, satu warga dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Sigi usai gempa.

"Berdasarkan laporan yang dihimpun hingga pukul 19.00 WIB, satu warga dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Sigi," ucap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Selain satu korban meninggal dunia, Abdul mengatakan sebanyak 312 orang dari 110 kartu keluarga terdampak gempa tersebut.