Mensos Targetkan 8,3 Juta Keluarga Penerima Manfaat Dapat Bantuan Tunai

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Sosial Juliari P Batubara melepas distribusi paket sembako untuk 1,2 juta penerima di DKI Jakarta. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Sosial Juliari P Batubara melepas distribusi paket sembako untuk 1,2 juta penerima di DKI Jakarta. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Menteri Sosial Juliari Batubara mencatat penyaluran bantuan sosial tunai sudah mencapai 60 persen. Kemensos menargetkan 8,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat bantuan tunai.

Prosedur dan mekanisme pencairan anggaran juga diperbaiki agar bisa dicairkan dalam satu hari. Kemensos memastikan bantuan ini terus didistribusikan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi virus corona.

“Distribusi bansos tidak menunggu semuanya sempurna 100%. Sebab kalau itu dilakukan, maka COVID-19-nya sudah selesai, bantuan baru datang. Maka sejalan dengan langkah perbaikan, proses distribusi terus dilakukan,” kata Juliari dalam jumpa pers di kantor Kementerian Sosial (20/05).

Sejumlah warga mengantre saat penyerahan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/5). Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

“Alhamdulillah, untuk BST sudah dapat kami salurkan kepada sebanyak lebih dari hampir 55.58% Keluarga Penerima Manfaat (KPM), atau total 4.458.130 KPM. Dan pada hari Sabtu (23 Mei), target kita BST tersalurkan kepada 8,3 juta KPM,” tambah Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Asep Sasa Purnama.

Jika dirinci, target penyaluran bantuan melalui bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sudah 100% atau sebanyak 753.998 KPM. Kemudian, penyaluran melalui PT. Pos per 20 Mei sebanyak 3.704.132 KPM.

Asep menyatakan, penyaluran pada Tahap II ditargetkan selesai pada Minggu ke-3 Mei atau sebelum Idul Fitri. Dan untuk tahap III, ditargetkan selesai pada minggu ke-3 Juni, yakni saat persiapan masuk sekolah.

Selain itu, Kementerian Keuangan juga telah memberikan dispensasi terkait pencairan anggaran bantuan sosial untuk penanggulangan COVID-19.

Menteri Sosial Juliari P Batubara di BNPB. Foto: Dok. Kemensos.

“Jadi kalau pencairan untuk anggaran reguler bisa satu minggu. Maka untuk keperluan bantuan sosial kami bisa diproses dalam satu hari,” katanya.

Untuk meningkatkan volume penyaluran, Kemensos juga memerintahkan PT Pos memperpanjang durasi penyaluran.

“Operasional PT Pos sekarang dimulai jam 07.00 sampai malam. Bisa sampai jam 22.00. Ini tentu kemajuan luar biasa, dan patut diapresiasi,” kata Asep.

Asep juga memastikan tak ada lagi perbedaan data penduduk dengan daerah. Per 20 Mei, Kemensos sudah menerima data dari daerah sebanyak 8.346.645 KK.

“Kami masih menunggu sisanya lagi, sehingga genap 9 juta KK. Manakala data tersebut tidak bisa dipenuhi oleh Pemda, maka ada Pemda lain yang siap menggantikan,” ungkap Asep.

embed from external kumparan

Bantuan Jokowi Tahap 1 DKI

Dirjen Linjamsos, Pepen Nazaruddin, menyatakan, distribusi bansos Tahap I di DKI bantuan Presiden Jokowi sudah selesai. Saat ini, di Bodetabek, sedang berlangsung untuk Tahap I hampir 90%. Adapun menurutnya, bansos beras dari Perum Bulog 25 Kg sudah sampai 85,87% terealisasi.

“Kemudian untuk bansos sembako bantuan Presiden di DKI Jakarta saat ini sudah sampai pada Tahap III DKI Jakarta dan Bodetabek sudah 40%. Kita targetkan sebelum lebaran sudah bisa dituntaskan sebanyak 100%. Diharapkan sebelum lebaran, di DKI Jakarta sudah sampai Tahap III dan Bodetabek bisa sampai Tahap II,” kata Pepen.

---

embed from external kumparan

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.