Mentan Amran soal Posisi Wamentan Masih Kosong: Kita Ikut Keputusan Presiden

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pertanian Amran Sulaiman memberikan keterangan pers usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pertanian Amran Sulaiman memberikan keterangan pers usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) hingga kini masih kosong sejak ditinggalkan Sudaryono yang dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Lantas, apakah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kewalahan menjalankan tugas tanpa wakil menteri?

"Kita, apa keputusan Bapak Presiden itu terbaik bagi kami," kata Amran di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7).

Amran tidak menjawab secara langsung apakah kekosongan posisi Wamentan membuatnya kewalahan. Ia menekankan bahwa penunjukan menteri dan wakil menteri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

"Kami, wakil menteri, menteri, hak prerogatif Bapak Presiden. Apa yang diberikan Bapak Presiden itu terbaik bagi Kementerian Pertanian," ungkapnya.

Kepala BGN Sudaryono (kedua kiri), Gubernur Universitas RI Donny Ermawan Taufanto (tengah) dan Wakil Gubernur Universitas RI Yos Sunitiyoso mengucapkan sumpah saat pelantikan pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Sudaryono tidak lagi menjabat Wamentan setelah dilantik Prabowo menjadi Kepala BGN menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.