Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Imbau Kalapas Bangun Lahan Pertanian
·waktu baca 1 menit

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto menyebut pihaknya memberi arahan kepada kepala lapas (lembaga pemasyarakatan) agar memanfaatkan lahan untuk kegiatan bercocok tanam. Salah satu lapas yang sudah memulai adalah Lapas Sukamiskin Bandung.
Hal tersebut, ia ungkapkan guna mendukung program pemerintah yakni swasembada pangan.
Agus mengatakan, indeks makanan di lapas saat ini berkisar di Rp 16.000 untuk dua kali makan. Menurutnya, dengan pemanfaatan lahan untuk bercocok tanam itu pemenuhan gizi para narapidana akan lebih baik.
“Sejalan dengan program bapak presiden untuk membangun ketahanan pangan saya juga sampaikan kepada para Kalapas untuk membangun memanfaatkan lahan yang ada di sekeliling mereka untuk kegiatan pertanian, perikanan dan peternakan,” kata Agus kepada wartawan selepas hadiri acara rapat kerja (Raker) bersama Komisi XIII DPR, Selasa (5/11).
Eks Wakapolri itu menyebut, menaikkan angka pagu makan untuk narapidana ini bukan hal yang mendesak apalagi melihat kebutuhan program prioritas pemerintah lainnya. Dengan adanya program tersebut, gizi di dalam lapas juga bisa dinaikkan dari sebelumnya.
“Kan harus melalui proses pengajuan anggaran dan kita melihat kondisi anggaran pemerintah dan bapak presiden menyampaikan keluar negeri pun kalau perlu menggunakan dana sendiri,” tutup dia.
