Menteri Pendidikan AS Mundur, Retorika Trump Jadi Alasan

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pendidikan AS, Betsy DeVos. Foto: Leah Millis/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pendidikan AS, Betsy DeVos. Foto: Leah Millis/REUTERS

Menteri Pendidikan Amerika Serikat Betsy DeVos jadi pejabat tinggi teranyar yang mundur dari Pemerintahan Donald Trump.

Gelombang pengunduran diri pejabat pemerintahan AS terjadi usai rusuh di US Capitol Hill pada Rabu (6/1/2021). DeVos adalah Menteri kedua yang mundur. Langkah ini sebelumnya dilakukan Menteri Transportasi Elaine Chao.

Surat pengunduran diri DeVos pada Kamis (7/1/2021) sudah diserahkan ke Trump. Dia memastikan, keinginannya untuk mundur karena serangan di Capitol oleh pendukung Trump dianggapnya tidak beralasan.

Menteri Pendidikan AS, Betsy DeVos. Foto: Kevin Lamarque/REUTERS

"Tidak salah lagi ini adalah dampak dari retorika Anda (Trump) terhadap situasi ini," ucap DeVos seperti dikutip dari Reuters.

"Ini adalah titik perubahan bagi saya," sambung dia dalam surat kepada Trump.

Gedung Putih belum berkomentar soal pengunduran diri DeVos.

Polisi bentrok dengan pendukung Presiden AS Donald Trump yang mencoba memasuki US Capitol di Washington, Amerika Serikat. Foto: Jim Urquhart/Reuters

Sebelum DeVos dan Chao, Deputi Penasihat Keamanan AS Matt Pottinger dan Kepala Staf Ibu Negara Stephanie Grisham mengambil langkah serupa pada sehari sebelumnya.

Diprediksi gelombang pengunduran diri pejabat Pemerintahan AS masih akan berlangsung hingga pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris pada 20 Januari 2021 nanti.