Menteri PPPA Soroti Pejabat BPJPH Pukul Istri: Bisa Masuk Ranah Pidana

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (16/9/2025).  Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (16/9/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menanggapi kasus kasus pejabat Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang memukul istrinya di kantor.

Arifatul mengatakan, kasus ini bisa masuk ranah pidana.

“Kalau dari kami, dari tugas dan fungsi kami sebagai Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kalau memang dugaan itu benar, maka pasti harus sesuai dengan perundang-undangan dan peraturan yang ada,” ucap Arifatul di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat pada Selasa (16/9).

“Bisa jadi (masuk ranah pidana), kalau memang itu ada. Nah selama ini masih dugaan karena kita belum ada bukti-bukti yang menunjukkan hal itu. Tapi kalau memang sudah terbukti, ya harus dijalankan sesuai dengan perundang-undangan,” tambahnya.

Kantor BPJPH Kemenag di Jakarta. Foto: https://bpjph.halal.go.id/

Arifatul menjelaskan, Kementerian PPPA sudah berupaya melakukan mediasi antara pelaku dan istrinya. Namun, hasil mediasi itu masih harus diperdalam lagi.

“Kami sudah mencoba memediasi dan juga sempat bertemu, tetapi nampaknya memang harus didalami lebih lanjut,” ucap Arifatul.

Arifatul mengatakan, Kementerian PPPA dan BPJPH masih terus berkoordinasi untuk menyelesaikan kasus ini.

“Oh iya, kita berkoordinasi. Ini mulai intens, jadi supaya juga memberikan penguatan dan memberikan rasa aman kepada siapa pun,” ucap Arifatul.

“Khususnya kepada perempuan di tempat kerja di mana pun berada,” tandasnya.

kumparan post embed

Oknum pejabat tersebut berinisial M. Pejabat itu memukul sang istri di kantor BPJPH di Pondok Gede, Jakarta Timur.

Dari rekaman video yang didapatkan kumparan, peristiwa itu terjadi pada 17 Agustus 2025 pukul 11.05 WIB. Di dalam rekaman itu, tampak si pejabat itu memasuki lobi kantor.

Di lobi, sang istri sudah menunggu. Keduanya sedikit bercakap dan seketika pejabat itu melayangkan bogem mentah ke arah kepala sang istri.

Kejadian itu mengagetkan orang-orang yang juga sedang berada di lobi. Usai dipukul, sang istri beranjak pergi. Tampak si pejabat mengejar sang istri. Setelah itu, tidak diketahui lagi apa yang terjadi.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Haikal Hasan. Foto: kumparan

Kata Kepala BPJPH

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan pun merespons kejadian ini.

"Bae-bae aje. Kita jangan ambil isu yang negatif. Kita mendidik semua aman tentram, jangan ngutip yang hoaks-hoaks," kata Haikal di kantornya, Rabu (10/9).

Haikal menyebut dugaan pemukulan itu tidak benar. "Nggak benar, kita ini semua kan dalam bimbingan saya, saya membina semua untuk mengedepankan akhlak, kalau seumpama ada-ada, yang kita lurusin," ujar dia.