Menteri Singapura Mundur Usai Kesandung Kasus Etika soal Wanita: Saya Mohon Maaf

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 6 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota Parlemen Singapura, Muhammad Faishal Ibrahim Foto: Facebook Faishal Ibrahim
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Parlemen Singapura, Muhammad Faishal Ibrahim Foto: Facebook Faishal Ibrahim

Mundurnya seorang menteri di kabinet Perdana Menteri Lawrence Wong pada Senin (20/7) mengagetkan publik Singapura.

Bagaimana tidak, menteri bernama Muhammad Faishal Ibrahim ini selama 20 tahun terjun di politik dikenal bersih dan aktif berinteraksi dengan warga di daerah pemilihannya (Marine Parade-Braddell Heights, termasuk wilayah Kembangan). Dia juga menjadi salah satu pilar penting dalam memimpin urusan komunitas Muslim Singapura.

Faishal di kabinet PM Wong menjabat Menteri Negara Senior di Kemendagri sekaligus Plt Menteri Urusan Muslim.

“Saya suka dia, dia orang yang baik,” komentar seorang pria warga Singapura seperti dikutip dari The Strais Times, Selasa (21/7).

Warga lainnya juga memiliki kesan positif terhadap Faishal.

“Saya sangat kaget, karena dia orang yang baik. Dia banyak membantu masyarakat. Dia sangat ramah. Dia dulu kerap mampir ke kios saat saya bekerja. Saya sangat terkejut, saya tidak bisa ngomong apa,” komentar seorang wanita.

Faishal menyatakan mundur setelah mengakui interaksinya dengan seorang wanita diakuinya melanggar etika sebagai pejabat publik. Dia tak hanya mundur sebagai Pemegang Jabatan Politik (menteri), tapi juga mundur dari kursi Anggota Parlemen (MP) dan dari People's Action Party (PAP), partai yang berkuasa di Negeri Singa.

kumparan post embed

Adapun Ketua PAP Desmond Lee menegaskan, menjaga standar integritas dan perilaku yang tinggi adalah hal mendasar bagi PAP dan pihaknya akan terus menegakkan standar tersebut.

Dia menambahkan bahwa Faishal Ibrahim mengundurkan diri setelah mengakui bahwa perilakunya tidak memenuhi standar yang diharapkan.

Surat Mundur Faishal kepada PM Wong

Anggota Parlemen Singapura, Muhammad Faishal Ibrahim. Foto: Facebook Faishal Ibrahim

Pada Senin, 20 Juli 2026, Faishal menulis surat pengunduran diri kepada PM Wong. Surat itu kemudian diunggah di website Kantor PM Singapura. Bunyi surat tersebut adalah:

Yang Terhormat Perdana Menteri,

Saya menulis surat ini untuk menyampaikan keputusan saya untuk mengundurkan diri sebagai Pemegang Jabatan Politik, Anggota Parlemen, dan anggota People’s Action Party yang berlaku secara efektif segera, atas alasan pribadi.

Telah terjadi situasi yang melibatkan perilaku saya dengan seorang warga sipil perempuan. Meskipun tidak ada hubungan fisik di antara kami, dan saya tidak berniat agar interaksi tersebut berkembang ke arah itu, terdapat kekhilafan dalam penilaian dari pihak saya mengenai cara saya menangani interaksi tersebut, serta kegagalan dalam menetapkan batasan-batasan yang lebih jelas sejak tahap awal.

Setelah merenung, saya menyadari bahwa perilaku saya tidak memenuhi standar yang diharapkan dari saya dan tidak sejalan dengan tanggung jawab yang diamanahkan kepada saya. Oleh karena itu, saya memutuskan bahwa langkah terbaik bagi saya adalah mundur dari dunia politik, agar saya dapat mencurahkan waktu dan perhatian saya untuk keluarga saya.

Saya berterima kasih kepada Perdana Menteri dan Partai atas dukungan serta persahabatan selama bertahun-tahun ini.

Balasan Surat PM Wong

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. Foto: Nhac Nguyen/AFP

Atas surat Faishal itu, PM Wong membalasnya:

Dear Faishal,

Saya telah menerima surat pengunduran diri Anda tertanggal 20 Juli 2026. Saya menerima keputusan Anda untuk mengundurkan diri sebagai Pemegang Jabatan Politik, dan sebagai anggota People’s Action Party.

Saya mencatat bahwa Anda juga telah mengundurkan diri sebagai Anggota Parlemen (MP) untuk Marine Parade-Braddell Heights GRC.

Saya merasa sedih karena Anda meninggalkan dunia politik dalam situasi seperti ini.

Namun saya menghargai pengakuan Anda bahwa perilaku Anda tidak memenuhi standar yang diharapkan dari Anda, serta keputusan Anda untuk bertanggung jawab atas hal tersebut.

Anda telah memberikan kontribusi signifikan selama 20 tahun terakhir dalam pengabdian masyarakat.

Secara khusus, saya menghargai pelayanan Anda selama setahun terakhir sebagai Pelaksana Tugas Menteri Urusan Muslim. Saya berterima kasih atas banyak kontribusi Anda untuk Singapura.

Saya mendoakan yang terbaik bagi Anda dan keluarga saat Anda mengambil waktu dan ruang yang dibutuhkan untuk berfokus pada keluarga Anda.

Pernyataan Resmi PM Wong

PM Singapura Lawrence Wong rapat kabinet sehari setelah dilantik, Kamis, 16 Mei 2024. Foto: X/@LawrenceWongST

Kantor PM Wong lantas menulis pernyataan resmi terkait pengunduran diri Faishal, menjelaskan latar belakangnya, dan menunjuk pengganti Faishal sebagai Plt Menteri Urusan Muslim.

Berikut pernyataan PM Wong yang juga merangkap Menkeu ini:

Associate Professor Muhammad Faishal Ibrahim mengundurkan diri hari ini sebagai Pemegang Jabatan Politik, Anggota Parlemen (MP), dan anggota People’s Action Party (PAP), karena alasan pribadi. Saya telah menerima keputusannya untuk mengundurkan diri. Pertukaran surat saya dengannya dilampirkan.

Masalah ini menjadi perhatian kami sekitar sebulan yang lalu ketika Kantor Perdana Menteri menerima email dari seorang perempuan anggota masyarakat mengenai interaksinya dengan Associate Professor Faishal. Saya meminta agar masalah ini segera diteliti.

Baik Associate Professor Faishal maupun wanita tersebut telah diwawancarai secara terpisah, untuk memahami keterangan mereka masing-masing. Sebagian besar interaksi mereka terjadi melalui pesan daring. Mereka juga bertemu di sela-sela acara publik.

Kedua belah pihak kemudian saling mengajukan tuduhan pelecehan terhadap satu sama lain, dan masalah tersebut dirujuk ke Kepolisian. Kepolisian telah menyelidiki tuduhan-tuduhan tersebut.

Setelah mempertimbangkan fakta dan keadaan secara cermat, dan berkonsultasi dengan Kejaksaan Agung (Attorney-General's Chambers), dinilai bahwa tidak ada tindak pidana yang dilakukan oleh kedua belah pihak. Oleh karena itu, tidak ada tindakan pidana yang akan diambil terhadap salah satu dari mereka.

Namun ada pertanyaan terpisah tentang apakah perilaku Associate Professor Faishal memenuhi standar yang diharapkan dari seorang Pemegang Jabatan Politik dan Anggota Parlemen.

Setelah merenungkan masalah tersebut, Associate Professor Faishal menerima bahwa perilakunya tidak memenuhi standar tersebut, dan mengajukan pengunduran dirinya.

Associate Professor Faishal memberikan kontribusi signifikan selama dua dekade pelayanan publik. Beliau memainkan peran kunci dalam memajukan inisiatif yang memperkuat ketahanan masyarakat, mendukung rehabilitasi dan reintegrasi mantan narapidana, dan meningkatkan hasil bagi keluarga rentan. Beliau telah bekerja keras sebagai Anggota Parlemen dan melayani warganya dengan rajin. Saya berterima kasih atas banyak kontribusinya.

SMS Zaqy Mohamad akan ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Menteri Urusan Agama Islam. Para Anggota Parlemen yang tersisa di Marine Parade-Braddell Heights GRC akan terus melayani warga di Kembangan.

Pengumuman Faishal di Facebook

Associate Professor Muhammad Faishal bin Ibrahim (kanan) saat dilantik pada 1 Agustus 2012 sebagai Sekretaris Parlemen untuk Kementerian Kesehatan dan Perhubungan. Foto: pmo.gov.sg

Faishal juga mengumumkan kemunduran dirinya dari dunia politik kepada khalayak lewat media sosial Facebook pada hari yang sama (Senin, 20 Juli). Bunyinya sbb:

Hari ini saya mengundurkan diri sebagai Pemegang Jabatan Politik, Anggota Parlemen, dan anggota People's Action Party. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya karena telah mengecewakan para warga dan pendukung saya yang telah mempercayai saya.

Saya tahu bahwa berita ini akan mengejutkan banyak orang. Saya berharap Anda dapat memahami keputusan saya untuk tidak berbicara lebih banyak, demi menghormati privasi keluarga saya.

Selama bertahun-tahun, saya mendapatkan kehormatan untuk berjalan berdampingan dengan banyak dari Anda—bertemu dengan keluarga Anda, mendengarkan keluh kesah Anda, dan bekerja sama untuk membangun Singapura yang lebih kuat dan lebih baik.

Kehangatan, persahabatan, dan dukungan Anda sangat berarti bagi saya melebihi apa yang dapat saya ungkapkan. Upaya untuk memperkuat komunitas kita akan terus berlanjut. Ini adalah usaha bersama yang jauh lebih besar daripada individu mana pun.

Saya memiliki keyakinan penuh bahwa SMS Zaqy Mohamad dan tim akan melanjutkan tugas ini dengan penuh komitmen dan kepedulian.

Saya juga tahu bahwa warga [dapil] Kembangan akan terus diayomi dengan baik oleh para Anggota Parlemen dari Marine Parade-Braddell Heights GRC.

Terima kasih atas persahabatan Anda dan atas kehormatan yang diberikan kepada saya untuk melayani Anda. Sekarang saya akan menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga saya.

Saya sangat bersyukur atas dukungan mereka, terutama istri saya yang selalu setia mendampingi saya di masa-masa sulit ini.

facebook embed