Menteri UMKM Datangi KPK, Serahkan Dokumen soal Polemik Istri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman tiba di kantor KPK RI, Jakarta, Jumat (4/7/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman tiba di kantor KPK RI, Jakarta, Jumat (4/7/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Jumat (4/7) sekitar pukul 15.02 WIB.

Maman yang mengenakan batik kuning itu menyatakan kunjungannya merupakan inisiatif pribadi.

“Kehadiran saya ke KPK, saya ingin sampaikan atas inisiatif saya pribadi. Kapasitas saya sebagai Menteri UMKM, dan ini adalah bentuk pertanggung jawaban saya kepada bangsa dan negara,” ujar Maman kepada wartawan.

Politikus Golkar ini menyebut, kedatangannya ke KPK adalah untuk menyerahkan sejumlah dokumen terkait polemik yang menyeret nama istrinya, Agustina Hastarini, beberapa hari terakhir.

“Dan saya berinisiatif sendiri ingin menyerahkan beberapa dokumen untuk menuntaskan polemik isu yang beberapa hari ini berkembang terhadap diri saya dan keluarga saya,” lanjutnya.

Maman juga meminta untuk menunggu penjelasan lengkap yang akan disampaikannya usai pertemuan dengan pejabat KPK.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman tiba di kantor KPK RI, Jakarta, Jumat (4/7/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“Nanti untuk lebih jelasnya, saya mohon kepada teman-teman bisa tunggu sebentar, kasih saya waktu sedikit untuk menjelaskan dan menyampaikan beberapa dokumen yang saya miliki terkait keberangkatan keluarga saya,” jelas Maman.

“Saya yang pasti Deputi di KPK terkait mengenai isu ini. Makasih ya. Makasih,” lanjutnya.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman usai mendatangi kantor KPK RI, Jakarta, Jumat (4/7/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Sebelumnya, beredar surat edaran dengan kop Kementerian UMKM yang mengatasnamakan 'Kunjungan Istri Menteri UMKM Republik Indonesia'.

Kota-kota yang akan dikunjungi seperti tertulis dalam surat itu adalah Istanbul, Amsterdam, Brussels hingga Milan. Surat itu ditujukan untuk sejumlah KBRI dan Konjen di kota negara tujuan. Isinya, meminta dukungan agar mendampingi istri Menteri UMKM beserta rombongannya.

Dalam surat itu juga tertulis kunjungannya berlangsung sejak 30 Juni hingga 14 Juli 2025 atau 14 hari, dalam rangka mengikuti kegiatan "Misi Budaya". Surat itu membuat jagat maya heboh, apalagi dikaitkan dengan efiensi anggaran yang digaungkan Presiden Prabowo.